Pasca demo pedagan pasar sungai durian , Selasa (18/3/2014) kemarin yang menolak di relokasi kepasar masuka dan menuntut pasar tumpah untuk di bubarkan, hasil pantauan Kalimantan-news.com di lapangan padi tadi Rabu, (19/3/2014) tidak ada aktifitas para pedagang pasar tumpah yang selama ini berjualan di tepi jalan. <p style="text-align: justify;">Wati (36), ibu dari satu anak ini saat diwawancara kalimantan-news.com saat berada di seputaran pasar Sungai durian mengatakan dirinya terkejut saat ingin belanja sayur di langganannya di pasar tumpah.<br /><br />“Saya kaget mas, ketika saya ingin belanja sayur kok tidak ada lagi para pedagang berjualan di pasar tumpah, karena selama ini saya selalu belanja di pasar itu”.<br /><br />Namun demikian saya juga berterimakasih kepada dinas yang terkait yang sudah menertifkan para pedagang yang setiap harinya hampir memenuhi badan jalan, selain badan jalan sempit, untuk parker juga tidak ada, terang Wati.<br /><br />Hal senada di ungkapkan juru parker yang namanya tidak mau di tulis, ia mengatakan dengan ditertifkan pasar tumpah ini, lahan untuk parkirnya cukup luas.<br /><br />“Mudah-mudahan pasar tumpah ini tidak muncuk kembali dihari yang akan datang, dengan tidak adanya pasar tumpah ini, tempat parkirpun luas” terangnya. <strong>(das)</strong></p>


















