Sejak beberapa pekan terakhir pasir dikawasan Tugu BI Jalan PKP Mujahidin semakin banyak, hal ini sering kali mencendarai pengendara kendaraan roda dua. Seperti yang terjadi Minggu (11/03/2012) siang, dua sepeda motor yang dikendaran ibu-ibu terjatuh. Kejadian ini bukan pertama kali. <p style="text-align: justify;">Hery pemilik warung kopi dikawasan Tugu BI mengatakan kejadian sepeda motor terjatuh sudah sering terjadi, ini disebabkan karena pasir yang terbawa roda kendaraan semakin hari semakin banyak dan cendrung tidak pernah dibersihkan oleh petugas dinas kebersihan. Apalagi kalau malam hari, sering kali pengendara kendaraan terjatuh saat menikung,“ ucap Hery. <br /><br />Pria yang sudah berjualan sedikitnya lima tahun terakhir di kawasan itu mengungkapkan bahwa adanya pasir yang sudah semakin banyak itu, sering kali tidak terlihat oleh pengendara, sementara ketika sampai diposisi itu pengendara harus menikung, jika tidak hati-hati maka pengendara akan terjatuh. <br /><br />“Setiap hari pasti ada pengendara sepeda motor terjatuh di situ, sering kali malam hari,” imbuhnya. <br /><br />Selain itu dengan dioperasikannya SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dikawasan Tugu BI menjadikan kawasan ini menjadi lebih berdebu. Penyebabnya karena jalan dan dan ke arah SPBU dari Tugu BI semakin hancur. Saat ini aspal sekitar 200 meter disekitar SPBU Dodo sudah tidak terlihat. Akibatnya ketika hujan turun jalan berlumpur dan ketika cuaca panas maka jalan akan sangat berdebu. <br /> <br />Dinas Kebersihan harusnya menurunkan petugas untuk membersihkan sisa-sisa pasir yang berada di kawasan Tugu BI, karena hal ini sudah sering mencelakai pengedara kendaraan. <br /><br />“Mereka kan punya alat dan memang tugas mereka, tapi dalam beberapa pekan hingga bulan ini, kawasan itu pasirnya tidak pernah disemprot lagi oleh instansi itu,” kata Parulian Simanjuntak salah seorang warga yang sering berada di kawasan Tugu BI. <br /><br />Selainitu pria ini berharap agar jalan lingkar hutan wisata yang menghubungkan ke Tugu BI dapat dengan segera ditangani pemerintah. Pasalnya kondisi jalan itu sudah harus segera diperbaiki, karena semakin parah. <br /><br />“Selanjutnya kita juga berharap agar pemerintah tidak juga asal perbaiki tanpa memperhatikan kualitas, nanti baru satu dua bulan sudah rusak lagi,” pinta Simanjuntak. <strong>(phs)</strong></p>















