Paska Penetapan HET Masih Ada Premium Eceran Dijual Tinggi

oleh

Paska pelaksanaan HET Premium untuk kabupaten Sintang yang mulai dilaksanakan Selasa (15/03/2011), masih ada penjualan premium ditingkat pengecer yang tidak sesuai dengan Surat Edaran yang ditetapkan oleh Pemkab. <p style="text-align: justify;">Dari pantauan kalimantan-news.com, Rabu (16/03/2011), beberapa penjual eceran masih menjual diatas harga Rp 5.500 yakni antara Rp 8 ribu – Rp 10 ribu/liternya. Bahkan ketika mencoba untuk mengisi disalah satu pengecer di Jalan Imam Bonjol dekat pertigaan PLN, harga perliter Rp 10 ribu. Wartawan kalimantan-news.com sengaja tidak bertanya lebih dahulu saat akan membeli premium tersebut.<br /><br />Ketika ditanyakan mengapa masih menjual dengan harga yang tidak sesuai dengan HET baru, sang pemilik hanya diam saja.<br /><br />Sementara itu, sejumlah pengecer di sepanjang jalan PKP Mujahidin yang menuju perempatan Polres tidak terlihat premium yang dijual oleh pengecer. Padahal sebelum ditetapkannya harga eceran tertinggi, para pengecer disepanjang PKP Mujahidin tak pernah sepi pembeli.<br /><br />“Daripada kami rugi, lebih baik kami pakai sendiri atau kalau ada yang mau beli tentu kami jual dengan harga tersendiri. Itupun kalau mereka bersedia,” kata salah seorang penjual yang enggan disebut jati dirinya.<br /><br />Kalimantan-news.com juga melakukan pantauan ke SPBU terdekat yakni di Tugu Beji. Dari pantauan, terlihat masih terjadi antrian kendaraan didalam areal maupun sekitar SPBU. Hanya saja kendaraan roda dua yang biasanya enggan untuk ikutan antri, sekarang terlihat ada diantrean dengan pengaturan kendaraan dipintu masuk. <strong>(*)</strong></p>