Pasokan listrik dari Pulau Laut Kotabaru ke daratan Kalimantan atau sebaliknya akan menggunakan jaringan melalui kabel listrik bawah laut. <p style="text-align: justify;">General Manager PT PLN Cabang Kotabaru H Burhan, Jumat, mengatakan, PLN berencana menyambungkan antara jaringan dari daratan Kalimantan dengan Pulau Laut Kotabaru Kalimantan Selatan, melalui kabel bawah laut.<br /><br />"Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan listrik di Pulau Laut dan Kalimantan, PLN menyiapkan langkah jauh kedepan, diantaranya membangun jaringan kabel bawah laut," jelasnya.<br /><br />Setidaknya terdapat dua pilihan agar pelayanan listrik kepada masyarakat di dua daerah itu dengan satu sistem.<br /><br />Pertama, akan membangun jaringan kabel bawah laut, seperti yang dilakukan PLN untuk interkoneksi jaringan Jawa-Bali atau yang lainnya.<br /><br />Kedua, apabila jembatan Tanjung Ayun-Tarjun benar dibangun, PLN akan membangun jaringan melewati jembatan sepanjang 3,5 kilometer tersebut.<br /><br />Menurut Burhan, listrik yang akan dialirkan ke daratan Kalimantan bisa berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulau Laut bisa sebaliknya dari PLTU Asam-asam di Kabupaten Tanah Laut.<br /><br />Sementara itu, pemasangan kabel listrik di bawah laut yang menghubungkan Jawa dengan Bali dan Nusa Tenggara ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2012.<br /><br />"Pembangunan infrastruktur kabel bawah laut ini untuk mengalirkan 100×2 megawatt dari Jawa ke Bali dan Nusa Tenggara dan ditargetkan selesai pertengahan tahun ini," kata staf Unit Pembangunan PT PLN Persero, Nur Suciono, di Denpasar, Rabu.<br /><br />Menurut dia, semua aliran listrik yang akan dialirkan ke Bali dan Nusa Tenggara tersebut berasal dari pembangkit listrik di Pulau Jawa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















