PAW Dadi Tunggu Keputusan Partai

oleh

Hinggaa saat ini Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Melawi yang maju sebagai wakil bupati dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Melawi 2015, yakni Dadi Sunarya, yang ketika duduk menjadi anggota DPRD Melawi, bernaung dalam kepengurusan Partai Hanura, masih belum dilakukan. <p style="text-align: justify;">Ketua KPU Melawi, Julita saat dikonfirmasi mengenai hal ini menjelaskan, sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, KPU memiliki nama pemilik jumlah perolehan suara yang ada dibawah Dadi sesuai dengan dapilnya.<br /><br />“Mengenai hal ini, Ketua DPRD sudah memintai nama yang mempunyai peerolehan suara dibawah Dadi. KPU hanya menyampaikan namanya kepada DPRD. Namun nama tersebut belum ada ferivikasi ketentuan syarat pergantian,” jelasnya, kemarin.<br /><br />Menurut Julita, sesuai dengan aturan, PAW yang menggantikan posisi Dadi adalah caleg yang meraih suara terbanyak ke dua di dapil yang sama. Namun demikian ketentuan itu dikembalikan lagi kepada mekanisme partai.<br /><br />“Kalau misalnya calon yang kita sampaikan ternyata dianggap tidak memenuhi syarat, misalnya mengundurkan diri atau telah menjadi PNS bisa saja diganti dengan calon yang lain, ataau ada hal lain menjadi pertimbangan partai, itu tergantung partainya. Apa yang diajukan ke KPU tetap akan dilakukan verifikasi kepada yang bersangkutan, apakah benar dia memenuhi syarat, pelaksanaanya akan memakan waktu yang lumayan panjang nanti,” katanya.<br /><br />Julita mengatakan, pihaknya sempat diprotes oleh pengurus partai Hanura karena menyampaikan nama kepada Ketua DPRD. Sementara pengurus partai belum menyampaikan nama yang akan menggantikan Dadi.<br />“Meskipun belum ada nama yang diusulkan oleh partai, kami tetap akan menyampaikannya kepada ketua DPRD, karena kami mengikuti mekanisme yang ada. Soal nama yang kami usulkan diterima atau tidak, ya itu urusan nanti,” jelasnya.<br /><br />Sementara itu ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin mengatakan, proses PAW terhadap anggota DPRD yang mengundurkan diri sudah diproses sejak beberapa waktu lalu, bahkan pihaknya juga sudah mendapat surat pemberitahuan dari KPU terkait dengan nama yang diusulkan. <br /><br />“Kita tetap mengikuti aturan yang berlaku, soal PAW kita juga sudah proses, namun inikan membutuhkan waktu, kita juga perlu koordinasi lagi dengan pengurus partai dan KPU,” jelas Tajudin.<br /><br />Kata Tajudin, jika melihat aturan yang ada, PAW tersebut memang berasal dari calon yang berada di bawah Dadi Sunarya. Namun, Tajudin juga tidak menutup kemungkinan apabila ternyata Partai Hanura ternyata mengusulkan nama pengganti yang lain. <br /><br />“Namun kalau misalnya partai ada usulan lain, tentu perlu diverifikasi lagi, dan ini menjadi ranah KPU, pada intinya DPRD hanya memproses dan mempersiapkan pelantikan PAW saja,” kata Tajudin. (KN)</p>