Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pontianak berencana menaikkan tarif langganan sebesar 20 persen setelah pelayanan air bersih di kota itu berjalan lancar. <p style="text-align: justify;">"Dalam waktu dekat kami akan melakukan tender investasi untuk pembangunan instalasi atau tempat penampungan air milik PDAM senilai Rp112 miliar agar distribusi air ke pelanggan menjadi lancar," kata Wali Kota Pontianak Sutarmidji, di Pontianak, Selasa.<br /><br />Wali kota Pontianak selaku "owner" (pemilik) PDAM Pontianak, mengatakan setelah selesai pembangunan tempat penampungan itu maka secara bertahap baru akan menaikkan tarif langganan air bersih.<br /><br />Pembangunan instalasi air PDAM itu direncanakan untuk kawasan Siantan Hulu, dan Hilir Kecamatan Pontianak Utara dan penambahan kapasitas tampung instalasi air di Sungai Penepat serta di Kecamatan Pontianak Barat.<br /><br />"Instalasi itu diperkirakan mampu mendistribusi air sekitar 2000 meter kubik per detik sehingga bisa menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini distribusi airnya belum normal," kata Sutarmidji.<br /><br />Pemkot Pontianak, menargetkan hingga 2013 sudah sekitar 90 persen warganya bisa menikmati layanan air bersih dari sekarang yang terlayani sekitar 80 persen.<br /><br />Ia menjelaskan, kenaikan tarif itu diharapkan ke depan PDAM lebih sehat lagi sehingga capaian distribusi air bersih semakin banyak dan luas.<br /><br />Menurut Wali Kota Pontianak, saat ini APBD Kota Pontianak hanya mampu memberikan kontribusi pada investasi PDAM Rp4 miliar hingga Rp5 miliar/tahun sehingga PDAM harus mencari dana sendiri untuk pengembangan dan peningkatan pelayanan air bersih.<br /><br />PDAM sebenarnya telah membangun jaringan pendistribusian air milik PDAM tetapi belum bisa difungsikan karena belum punya tempat penampungan air untuk kawasan itu, kata Sutarmidji.<br /><br />PDAM Kota Pontianak, telah mengganti pipa untuk distribusi air ke pelanggannya dengan pipa jenis HDPE (High Density), dengan diameter 500 mm sampai 800 mm. Pipa jenis itu sangat kuat dan elastis dan tidak karatan sehingga sesuai dengan struktur tanah Pontianak.<br /><br />Pemasangan pipa dibagi atas lima zone yaitu Jl Imam Bonjol – Jl Veteran (di depan Gedung Kartini) sepanjang 1.847 meter, Jl Veteran – Menara B 1.386 meter, Menara B (Jl Ahmad Yani) – Jl Alianyang 1.056 meter, Jl. Alianyang – Gang Rambutan 2.070 meter, dan Jl Alianyang – Jl Suwignyo 1.860 meter yang ditanam dengan kedalaman 1 hingga 2 meter di tengah jalan di jalan protokol kota itu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














