PDAM Sesuaikan Tarif dengan Kondisi Bangunan

oleh

PDAM Tirta Melawi menyesuaikan saat ini sedangme nyesuaikan tarif. Penyesuain tatif ini menyesuaikan kondisi rumah konsumen dan fungsi rumah tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />“Penyesuaian tarif ini kita lihat dari kondisi bangunannya, misalnya dulu rumahnya type 45 namun setelah beberapa tahun sudah berubah, secara otomatis tarif dasarnya juga akan berubah, jadi bukan kenaikan tarif,” ungkap Direktur PDAM Melawi, Pakanudin, pada media ini beberapa waktu yang lalu.<br /><br />Penyesuaian tafir ini sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 25 tahun 2009. Hingga itu, sebenarnya semenjak tahun 2009 silam tidak ada kenaikan tarif penggunaan air. Hanya pesesuaikan saja.<br /><br />“Tarif nasional itu Rp 5 ribu, sedangkan kita baru Rp 1500 per kubik, jadi masih jauh. sedangkan reklasifikasi ini kita lakukan karena tuntutan juga, sebab kalau tidak begitu PDAM tidak akan bisa sehat,” jelasnya.<br /><br />Pakanudin mengungkapkan, sebelum melakukan rekalsifikasi tarif, pihaknya juga sudah membentuk tim. Mereka turun langsung ke rumah pelanggan untuk mengecek kondisi rumah yang mereka tempat. Dari hasil survei ternyata sudah banyak bangunan yang berubah.<br /><br />“Karena bangunannya berubah secara otomatis tarif dasarnya juga berubah, misalnya dulu ruko kosong, setelah disurvei ternyata sudah dipergunakan untuk bisnis, maka tarifnya juga akan beda, jadi bukan kenaikan tarif,” katanya.<br /><br />Bahkan kata Pakanudin, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Termasuk menyampaikannya melalui surat kepada konsumen masing-masing. Namun demikian jika masih ada masyarakat yang belum paham, PDAM mempersilahkan masyarakat datang ke kantor PDAM.<br /><br />“Nanti akan kami jelaskan di sini, bahkan beberapa masyarakat juga sudah ada yang bertanya soal ini, kami berikan penjelasan, jadi tidak benar kalau pembohongan publik, kami ini pelayan masyarakat, jangan sampai ada isu yang berkembang macam-macam,” tandasnya.<br /><br />Klasifikasi pelanggan terbagi dalam beberapa bagian, antara lain, sosial, sosial khusus, rumah tangga 1, rumah tangga 2, rumah tangga 3, rumah tangga 4, rumah tangga 5, instansi pemerintahan, niaga 1, niaga 2, niaga 3, industri 1, industri 2, industri 3.<br /><br />Masing-masing klasifikasi ini tarif dasarnya berbeda. Untuk sosial hanya Rp 800, 1200, sedangkan untuk RT 1-5 klasifikasinya mulai dari Rp 1400 sampai dengan Rp 3800, sedangkan untuk niaga dari Rp 3200 sampai dengan Rp 3600, sedangkan untuk industri dari Rp 4000 sampai dengan Rp 8000 per kubik. (Ira/Kn)</p>