PDRB Kaltim 2013 Capai Rp425,4 Triliun

oleh

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kaltim berdasarkan harga berlaku pada 2013 mencapai 425,4 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 1,59 persen ketimbang 2012 yang senilai Rp419,1 triliun. <p style="text-align: justify;">"Rincian dari PDRB yang sebesar itu diperoleh pada triwulan I sebesar Rp106,9 triliun, triwulan II Rp105,1 triliun, triwulan III Rp105,5 triliun, dan PDRB pada triwulan IV tercatat Rp107,9 triliun," ucap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Aden Gultom di Samarinda, Rabu.<br /><br />PDRB sebesar itu diperoleh dari berbagai lapangan usaha, antara lain pada triwulan III 2013 dari sektor pertanian diperoleh Rp7,205 triliun, pertambangan dan penggalian diperoleh Rp44,366 triliun, sektor industri pengolahan diperoleh Rp26 triliun.<br /><br />Kemudian dari sektor listrik dan air bersih diperoleh Rp299 miliar, sektor bangunan menyumbangkan Rp3,657 triliun, perdagangan, hotel, dan restoran Rp10,409 triliun, pengangkutan dan komunikasi Rp4,758 triliun, keuangan dan persewaan Rp3,832 triliun, dan dari sektor jasa lain berkontribusi Rp4,960 triliun.<br /><br />Sedangkan pada triwulan IV 2013 dari sektor pertanian memberikan andil Rp7,262 triliun, pertambangan dan penggalian diperoleh Rp44,658 triliun, sektor industri pengolahan diperoleh Rp26,9 triliun.<br /><br />Kemudian dari sektor listrik dan air bersih diperoleh Rp306,7 miliar, sektor bangunan menyumbangkan Rp3,884 triliun, perdagangan, hotel, dan restoran Rp10,633 triliun, pengangkutan dan komunikasi Rp4,949 triliun, keuangan dan persewaan Rp4,055 triliun, dan dari sektor jasa berkontribusi Rp5,131 triliun.<br /><br />PDRB yang sebesar itu digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya pada triwulan III 2013 untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga baik makanan dan non makanan senilai Rp17,959 triliun, pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar Rp6,933 triliun.<br /><br />Kemudian digunakan untuk pembentukan modal tetap domestik bruto sebesar Rp17,393 triliun, perubahan inventori Rp970 miliar, ekspor luar negeri dan antardaerah Rp138,393 triliun, impor luar negeri dan antardaerah Rp76,359 triliun.<br /><br />Sedangkan pemanfaatan PDRB pada triwulan IV 2013 antara lain untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga baik makanan dan non makanan senilai Rp18,712 triliun, pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar Rp7,302 triliun.<br /><br />Kemudian digunakan untuk pembentukan modal tetap domestik bruto sebesar Rp17,427 triliun, perubahan inventori Rp994 miliar, ekspor luar negeri dan antardaerah Rp142,8 triliun, kemudian impor luar negeri dan antardaerah Rp79,775 triliun. <strong>(das/ant)</strong></p>