PDRB Kaltim Capai Rp320 Triliun

oleh

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur pada 2010 secara nominal mencapai Rp320,9 triliun, sehingga membuat Kaltim menjadi salah satu daerah penyumbang ekonomi terbesar. <p style="text-align: justify;">"Selain itu, kondisi indikator makro ekonomi Kaltim sampai pada triwulan II 2011 PDRB Kaltim atas dasar harga berlaku tercatat Rp95,2 triliun," ujar Asisten I Setprov Kaltim A Sayid Fathur Rahman di Samarinda, Kamis.<br /><br />Fathur Rahman mengungkapkan hal itu ketika membacakan pidato Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak pada serah terima jabatan Kepala Biro Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) ANTARA Kaltim, dari Dt Iskandar Zulkarnaen kepada Arief Mujayatno di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim.<br /><br />Dalam acara yang juga disaksikan Direktur Keuangan Perum LKBN ANTARA Rahmat Mulyana itu, Fathur mengatakan, jika komponen minyak dan gas (migas) dikeluarkan dalam penghitungan PDRB, maka PDRB Kaltim tanpa migas pada triwulan II 2011 sebesar Rp56,2 triliun.<br /><br />Menurut dia, Kaltim merupakan provinsi terluas di Indonesia, yaitu mencapai 20.865.774 hektare dengan luas daratan 19.844.117 hektare. Sedangkan lautnya sejauh 12 mil dari garis pantai terluar ke arah laut seluas 1.021.657 hektare.<br /><br />Selain itu, katanya, wilayah Kaltim terdiri dari pulau-pulau kecil yang jumlahnya tak kurang dari 155 pulau. Penduduk Kaltim di tahun 2011 tercatat mencapai 3,8 juta jiwa, dengan kepadatan penduduk 18 jiwa per kilometer yang tersebar di 4 kota dan 10 kabupaten.<br /><br />Ditinjau dari sumber daya alam (SDA), Kaltim memiliki potensi SDA yang cukup besar, seperti migas dan hasil-hasil pertambangan lainnya, sehingga Kaltim termasuk salah satu provinsi pemasok devisa terbesar untuk negara.<br /><br />Ia menambahkan, meskipun di era otonomi daerah ini sudah menampakkan berbagai kemajuan, namun pembangunan di Kaltim masih belum merata, terutama pada daerah perbatasan, pedalaman dan kawasan terpencil.<br /><br />Sedangkan wilayah perbatasan Kaltim terbentang dari kawasan Timur sampai ke Barat, dengan panjang garis perbatasan langsung dengan negara bagian Sarawak dan Sabah Malaysia Timur sepanjang 1.038 km, yang secara administrasi meliputi tiga Kabupaten, yaitu Nunukan, Malinau dan Kutai Barat.<br /><br />Hingga saat ini, lanjut dia, informasi mengenai pembangunan maupun kondisi tentang Tanah Air di tiga kabupaten tersebut sangat terbatas.<br /><br />Oleh karena itu, Pemprov Kaltim bertekad meningkatkan berbagai bidang pembangunan untuk mengejar kemajuan dari ketertinggalan yang ada selama ini dengan program Kaltim Bangkit 2013 dan visi pembangunan mewujdukan Provinsi Kaltim sebagai pusat agroindustri dan energi terkemuka menuju masyarakat adil dan sejahtera.<br /><br />Dengan visi tersebut, pembangunan di Kaltim, terutama ditekankan pada pembangunan infrastruktur dalam rangka membuka keterisolasian daerah satu dengan daerah lainnya.<br /><br />Untuk itu, katanya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta LKBN ANTARA agar menjadi contoh bagi media lainnya dalam mengedepankan profesionalisme pemberitaan, sehingga mampu menjadi jembatan informasi antardaerah dan antarnegara.<br /><br />Sedangkan Direktur Keuangan Perum LKBN ANTARA Rahmat Mulyana mengatakan, bahwa tantangan ANTARA ke depan yang semakin besar dalam menginformasikan berbagai berita untuk mencerdaskan masyarakat, terlebih di era multimedia yang berkembang luas saat ini.<br /><br />Ia juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk lebih maju dari sekarang. Hal ini bisa dilihat dari data yang menunjukkan bahwa anak-anak maupun generasi muda Indonesia ternyata memiliki kecerdasan di atas rata-rata.<br /><br />Kecerdasan anak-anak Indonesia yang tinggi tersebut bisa dilihat dari keberhasilan mereka dalam menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat internasional seperti olimpiade fisika, kimia, matematika dan lainnya.<strong> (das/ant)</strong></p>