Pegawai PN Agama Putussibau Nyaris Kehilangan Nyawa

oleh

Salah seorang pegawai Pengadilan Negeri Agama Putussibau, Senin (08/04/2013), pukul 16.00 WIB, sempat menghebohkan warga setempat pasalnya Haryadi tersengat aliran listrik pada saat memasang baliho di kantor barunya, ruko bekas dealer Yamaha Jl.Komyos Putussibau, tersebut yang akan dijadikan Kantor sementara Pengadilan Negeri Agama Putussibau nyaris menghilangkan nyawanya. <p style="text-align: justify;">Menurut salah satu rekannya sekantornya bahwa meraka ada 4 orang yang memasang Baliho. Pemasangan baliho tersebut tujuannya untuk menutup tulisan Yamaha dengan baliho bertuliskan Kantor Pengadilan Negeri Agama Putussibau. Keempat pegawai Pengadilan Negeri Agama Putussibau tersebut yaitu Haryadi,Iliansyah,Afnan,Indra.</p> <p style="text-align: justify;">Berdasarkan pantauan Borneo Tribune yang menyaksikan langsung kejadian tersebut bahwa tiba – tiba tali kawat yang digunakan untuk pengikat Baliho di aliri arus listrik yang berasal dari lampu pemancar untuk tulisan Yamaha sebelumnya.<br /> <br />Menurut informasi yang diperoleh, Haryadi hendak  mengikatkan baliho, namun  tiba – tiba muncul seperti api yang menyerupai petir dan Haryadi pun jatuh terpental. Selain korban tersengat listrik, tampak kepala dan pelipis korban mengeluarkan darah.</p> <p style="text-align: justify;">Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas Jalan Kom.Yos macet, rekan sekantor dan warga pun segerah melakukan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Achmad Dipenegoro Putussibau<strong>.(phs)</strong></p>