Pelajar Bermasalah, Pemberhentian Dari Pihak Sekolah Bukan Solusi

oleh

Meraknya peredaran video mesum oknum pelajar Kota Putussibau,Kabupaten Kapuas Hulu tidak hanya menjadi buah6 bibir semata, namun sejumlah kalangan merasa prihatin dan menyesalkan perbuatan haram tersebut. Seperti halnya seperti yang diutarakan Aliyanto, SE selaku ketua GP Ansor Kapuas Hulu, kepada kalimantan-news.com. <p style="text-align: justify;">Aliyanto menuturkan  meskipun dirinya   mengecam adegan kedua pelajar itu, namun Ia pun tidak setuju apabila mereka dikeluarkan dari sekolahnya masing-masing.<br /><br />"Pemberhentian siswa bukan solusi,tapi pembinaan oleh sekolah terhadap masing-masing pelajar tersebut mungkin harus lebih diintensifkan, terutama oleh guru BP," terangnya.<br /><br />menurutnya, perbuatan kedua siswa tersebut memang salah dan melanggar norma masyarakat serta agama, namun kata Aliyanto mestinya masih ada solusi lain, tanpa  mengeluarkan pelajar dari sekolahnya. Apalagi dengan keluarnya pelajar tersebut mereka langsung putus sekolah. <br /><br />"Hanya karena kesalahan ini, pendidikan siswa hancur,  akibatnya  masa depan anak tersebut di dunia pendidikan ikut hancur," cetusnya. <br /><br />Apalagi, kata dia, kasus video ini sudah masuk ranah hukum. Sebelum ada ketetapan hukum yang jelas, seharusnya pelajar tersebut tidak perlu dihukum dengan dikeluarkan dari sekolah. <br /><br />"Karena akibat perbuatannya, dilingkungan masyarakat saja mereka sudah merasa terhukum. Dimasyarakat, mereka saat ini pasti malu. Sehingga tidak perlu lagi dihukum dengan dikeluarkannya pelajar tersebut dari sekolah," tuturnya.<br /><br />Terhadapnya peristiwa ini, dia pun menghimbau agar orang tua untuk lebih intensif menjaga anak-anaknya. Ini akibat kurangnya kontrol serta lemahnya iman dan taqwa. Apalagi dengan maraknya teknologi saat ini sering digunakan untuk hal-hal yang negatif. <br /><br />"Pihak sekolah agar intensif merazia HP. Boleh pelajar memiliki HP di sekolah, tapi jangan yang ada kamera. Apalagi video mesum saat ini sudah banyak melibatkan pelajar. Orang tua juga harus dapat menanamkan moral agama kepada anak-anaknya. Kita harap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, khususnya diPutussibau," imbuhnya. <strong>(phs)</strong></p>