Pelaksanaan UN Samarinda Lancar

oleh
oleh

Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP dan sederajat di Kota Samarinda Kalimantan Timur yang diikuti sebanyak 10.967 peserta berjalan aman dan lancar. <p style="text-align: justify;">Meski sejak malam hingga subuh hujan deras mengguyur kota itu, namun tidak ada sekolah yang banjir.<br /><br />"Tadi malam hingga subuh memang hujan sehingga saya sempat khawatir kalau terjadi banjir, tapi syukurlah tidak ada sekolah yang banjir," ujar Kepala Dinas Penididikan Kota Samarinda, Harimurti saat memantau ke sejumlah SMP di Samarinda, Senin.<br /><br />Satu-satunya akses yang agak mengganggu hanyalah jalan menuju SMPN 13 Lempake karena banjir, namun di lingkungan sekolah tidak ada banjir sehingga proses ujian tidak terganggu.<br /><br />Sejumlah SMP yang dipantau Harimurti saat hari pertama ujian ini antara lain SMP Negeri 22, Madrasah Tsnawiyah Model, SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 13.<br /><br />Pada UN tingkat SLTP tahun ajaran 2011/2012 ini terdapat empat mata pelajaran yang diujikan untuk empat hari, yakni 23 hingga 26 April. Sedangkan mata ujianya adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.<br /><br />Terkait dengan soal atau materi untuk ujian, setiap sekolah mendapat satu amplop untuk soal cadangan dan soal susulan.<br /><br />Sedangkan sebanyak 10.967 peserta UN tersebut terbagi dalam 12 rayon. Pengambilan soal dilakukan per rayon setiap pagi pada pukul 06.00 Wita atau sebelum ujian berlangsung. Pendistribusiannya diatur oleh masing-masing subrayon.<br /><br />UN SMP tidak melibatkan pengawas independen seperti UN tingkat SMA yang baru saja selesai, namun pengawasannya terdiri dari pengawas terpadu, pengawas silang, unsur pemerintah kota, unsur dewan pendidik dan Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda.<br /><br />UN SMP pada 2011, lanjut Hari, tingkat kelulusan Samarinda cukup tinggi yang mencapai 99 persen, sehingga dia berharap tingkat kelulusan 2012 dapat mencapai 100 persen.<br /><br />Jika ada siswa yang tidak lulus baik untuk tingkat SD, SMP hingga SMA, maka siswa tersebut tidak perlu cemas. Begitu pula dengan para orang tuanya, tidak perlu marah terhadap anaknya.<br /><br />"Bagi siswa yang tidak lulus, dapat melanjutkan tahun depan atau dapat pula mengikuti program paket, yakni paket A untuk SD, paket B untuk SMP, dan paket C untuk SMA. Ujian masing-masing paket akan dilakukan setelah pengumuman kelulusan," kata Hari. &lt;strong>(das/ant)</strong></p>