Pelaksanaan ujian nasional tingkat SD/MI sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dilaporkan berjalan lancar. <p style="text-align: justify;">"Hari pertama UN secara umum berjalan aman dan lancar. Mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotim, Marjuki di Sampit, Senin.<br /><br />Naskah soal UN sebelumnya sempat kurang, namun dapat diatasi dengan tambahan fotocopy. Daerah yang mengalami kekurangan naskah soal UN adalah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Mentaya Hilir Selatan tepatnya di daerah Samuda.<br /><br />Sudah ada aturan yang membenarkan fotocopy naskah ujian jika terjadi kekurangan. Namun, kendala ini dapat diatasi dengan baik, dan seluruh peserta mendapat naskah soal UN sesuai jumlah sekolah yang menyelenggara UN 2013 sebanyak 355 unit sekolah.<br /><br />Marjuki mengatakan, pelaksanaan UN tingkat SD/MI sederajat digelar serentak di 355 sekolah pada Senin (6/8)-Rabu (8/5) yang diikuti 8.306 peserta.<br /><br />Sistem pelaksanaannya tidak berbeda dengan UN tingkat SMP/MTs maupun SMA/MA dan SMK. Setiap ruang kelas diisi 20 perserta dengan naskah soal yang berbeda.<br /><br />"Kami menjamin soal UN tidak akan bocor, sebab begitu kami terima langsung dimasukan ke dalam gudang penyimpanan dan dikunci dengan menggunakan tiga buah gembok yang berbeda dan dipegang tiga orang yang berbeda pula," katanya.<br /><br />Untuk Lembar Jawaban Komputer (LJK) langsung dikirim ke Disdik Provinsi begitu selesai ujian.<br /><br />Sementara pengumuman hasil UN tingkat SD/MI akan dilakukan pada 3 Juni 2013 dan paling labat 8 Juni 2013, sedang target kelulusannya pada 2013 diharapkan mencapai 99 persen atau lebih baik dari tahun sebelumnya. <strong>(das/ant)</strong></p>


















