Home / Tak Berkategori

Pelaku Pengeroyokan di Rumah Bupati Sintang masih Dicari

- Jurnalis

Senin, 18 Februari 2013 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden pengeroyokan dan penyerangan di halaman rumah jabatan Bupati yang diduga dilakukan oleh oknum TNI pada Sabtu (16/2/2013) malam kini prosesnya sudah berada di Detasement Polisi Militer (Denpom) Sintang. <p style="text-align: justify;">Kepala Penerangan Korem 121/ABW Mayor Kav  Edy Wijaya mengatakan setelah menerima laporan kejadian tersebut pihak Korem dan batalyon mengumpulkan anggota dan menggelar  apel malam itu juga dan berusaha mencari tahu anggotanya yang terlibat dalam insiden tersebut, namun tidak menemukan pelakuknya.<br /><br />“Laporanya sendiri saat ini sudah berada di Denpom, wartawan maupun masyarakat diminta untuk tidak mendiskreditkan TNI namun bila benar ada anggota TNI yang terlibat dalam pemukulan itu dia akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapenrem Senin (18/02/2013).<br /><br />“Mari kita kawal kasus ini sampai tuntas, kita nggak mau dibilang menyembunyikan anggota yang bersalah, kita tidak pernah melindungi anggota yang melanggar,” kata Kapenrem menirukan pesan Danrem 121/ABW.<br />Seperti diberitakan sebelumnya  Emanuel Natalis yang keponakan Istri Bupati Sintang dipukul dan diteriaki penjahat  serta diancam akan ditembak.<br /><br />Istri Bupati Sintang Kati Evilina Milton Crosby menyatakan takut melihat keponakannya itu dipukuli, berlari sambil berteriak histeris saat menyaksikan beberapa oknum masuk dan memukuli beberapa anak-anak yang juga tinggal di rumah jabatan Bupati Sintang.<br /><br />"Jangan. Itu keponakan saya," ujar Kati saat menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada  wartawan.<br /><br />Ia mengaku turun ke lapangan bersama suaminya yang merupakan Bupati Sintang, Milton Crosby, untuk melerai mereka. Selain itu ada juga Roni dan Hengki juga turun melerai.<br /><br />"Mereka teriak itu penjahatnya yang pakai baju putih, tembak-tembak. Saya itu bingung kenapa keponakan saya si Eman dibilang penjahat dan mau ditembak," kata Ketty gugup. <strong>(ast)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai
Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK
Banjir Rob Melanda, Sujiwo Minta Warga Tenang: Mitigasi Kubu Raya Siap Menyeluruh
Atasi Parkir Liar, Pemkab Kubu Raya Fasilitasi Kesepakatan Penataan Parkir Kendaraan Angkutan Barang
Wabup Sanggau Susana Herpena Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Tahun 2025

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:12 WIB

Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:10 WIB

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:35 WIB

Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:59 WIB

Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK

Berita Terbaru

KALTARA

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Jumat, 12 Des 2025 - 18:10 WIB