Pelamar CPNS Pemprov Kalsel Membludak

oleh
oleh

Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di sekretariat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan membludak dan hingga kini telah mencapai sekitar 8.500 orang. <p style="text-align: justify;">Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Kalsel HM Thamrin di Banjarmasin, Kamis mengungkapkan, banyaknya pelamar yang masuk ke sekretariat Pemprov Kalsel karena hanya Pemprov yang menyediakan formasi CPNS yang cukup beragam.<br /><br />"Beberapa kabupaten di Kalsel hanya mendapatkan jatah penerimaan untuk guru, sehingga banyak pelamar selain guru larinya ke Pemprov," kata Thamrin.<br /><br />Sedangkan untuk Pemprov Kalsel dari 191 formasi yang disiapkan, cukup beragam, yaitu 28 orang tenaga pendidik, 115 tenaga kesehatan, 34 orang dari jalur umum, dan 14 orang dari atlet berprestasi.<br /><br />Cukup bervariasinya formasi penerimaan CPNS, terutama untuk jalur umum tersebut, membuat jumlah pelamar CPNS ke Pemprov cukup membludak.<br /><br />"Dari total lamaran yang masuk, paling banyak adalah sarjana hukum dan sarjana ekonomi, jumlahnya mencapai seribu orang lebih, sementara formasi yang tersedia hanya dua orang," kata Thamrin.<br /><br />Dengan demikian, kata dia, persaingan untuk bisa lulus sebagai PNS di Pemprov tahun ini benar-benar sangat ketat, sehingga penerimaannya juga harus mendapatkan pengawasan ketat dari seluruh pihak.<br /><br />Persaingan ini, tambah dia, juga akan menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendapatkan calon pengabdi masyarakat yang lebih baik dan berkualitas.<br /><br />"Saya jadi penasaran ingin mengatahui siapa yang paling beruntung mendapatkan kesempatan menjadi CPNS, di antara ribuan CPNS yang mendaftar� tambahnya.<br /><br />Menurut Thamrin, pendafataran CPNS di lingkungan Pemprov Kalsel dimulai sejak 12 September lalu, dan akan berakhir pada 26 September, sedangkan tes atau ujian bagi para pelamar akan dilaksanakan serentak pada 3 November 2013.<br /><br />Adapun biaya biaya untuk menggelar tes CPNS mencapai ratusan juta rupiah, karena seorang pelamar, memerlukan biaya sekitar Rp7.000.<br /><br />"Jadi total biaya yang dikeluarkan Pemprov Kalsel mencapai ratusan juta rupiah, untuk mendapatkan 200 orang CPNS melalui jalur umum,� katanya.<br /><br />Thamrin juga berharap, masyarakat tidak mencoba untuk percaya terhadap bujuk rayu orang yang mencoba menawarkan jasa untuk memasukkan menjadi PNS dengan alasan mengenal salah seorang pejabat Pemprov.<br /><br />Masyarakat, tambah Thamirn, jangan mencoba-coba untuk bisa menyogok dengan memanfaatkan relasi pejabat atau cara lainnya, karena itu pasti tak akan berhasil.<br /><br />"Penerimaan CPNS dilakukan secara jujur, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>