Pelanggan Keluhkan Pelayanan PLN dan PDAM

oleh

Belakangan ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Melawi serta Perusahaan Listrin Negara (PLN) membuat masyarakat kecewa. <p style="text-align: justify;">Pasalnya, pelayanan yang diberikan kurang maksimal.Hal tersebut disampaikan Dedi, warga Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh. <br /><br />Menurutnya, dalam seminggu belakangan ini, PDAM lebih banyak tak ngalirnya, PLN juga sering melakukan pemadaman, hingga aktivitas warga merasa lumpuh.<br /><br />“Dalam satu minggu ini di Desa Paal, itusudah dua kali PDAM tak mengalir. Yang pertama kalinya, itu dua hari tak mengalir, kemudian satu hari kemudian mengalir. Dan yang kedua kakinya, itu sampai 4 hari tak mengalir. Nah, ini yang membuat kami pelanggan kecewa, sampai-sampai tong air di rumah kosong, dan kami terpaksa harus ke sungai,” katanya ditemui, kemarin.<br /><br />Pihak PDAM beralasan pada saat air tak mengalir selama dua hari itu dikarenakan PLN melakukan pemadaman, sehingga tidak bisa menyalakan mesin. Sementara persoalan yang membuat air tak mengalir selama empat hari di Desa Paal itu, PDAM mengatakan karena ada kerusakan mesin di Tanjung Lay. “Mesin di Tanjung Lay ada gangguan sedikit, jadi belum bisa ngalir,” kata Edi, selaku Kasi Teknik Distribusi.<br /><br />Warga meminta, dengan adanya persoalan yang menjadi kendala distribusi air seperti yang sering terjadi itu mesti dilakukan antisipasi. Sehingga pendistribusian air ke pelanggan bisa terus dilakukan. Terlbih PDAM suddah mendapatkan dana sering, sehingga bisa meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.<br /><br />Sementara terkait pemadaman yang dilakukan pihak PLN, warga juga menyamaikan rasa kekecewaannya berbentuk keluhan. Seperti yang disampaikan Alex, seorang pengelola radio komunitas di Melawi. Pemdaman yang terjadi menghambat kinerja pihak radio. <br /><br />“Pemadaman selalu padamnya jam 1 siang, ini sudah beberapa kali terjadi. Padahal sekitar jam segitu itu kegiatan atau acara di Radio sedang berjalan. Nah, kita minta PLN juga memperbaiki pelayanannya, jika ada kendala, segera atasan dan antisipasi untuk kendala-kendala itu juga harus sudah siap. Sehingga ketika terjadi pemdaman ada alternative agar pelayanan bisa terus berjalan. Hal ini mengingat PLN merupakan sebuah Perusahaan Negara,” paparnya.<br /><br />Pelayanan yang dilakukan perusahaaan BUMD dan BUMN di Melawi seperti PDAM dan PLN, diharapkan bia meningkat. Antisipasi untuk mengatasi segala macam persoalan juga disediakan, sehingga ssetiap saat pelayanan kepada masyarakat khususnya pelanggan bisa berjalan dengan baik. (KN)</p>