Pelayanan Air Bersih Banjar Belum Maksimal

oleh

Pemerintah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan mengakui bahwa pelayanan penyediaan air bersih bagi warga di kawasan tersebut belum maksimal. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Nasrunsyah di Martapura, Selasa mengatakan saat ini pemberian pelayanan air bersih ke masyarakat Kabupaten Banjar belum 100 persen.<br /><br />Hal tersebut terjadi, lantaran bantuan dana dari pemerintah pusat untuk pemasangan pipa untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat untuk penyambungan dari bendungan sampai ke Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA) belum turun sepenuhnya.<br /><br />Karena itulah, katanya saat pembukaan workshop keberlanjutan Sistem Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan Program Pamsimas Tahun 2012, masyarakat terus didorong untuk mengelola air bawah tanah dan sanitasi dengan baik.<br /><br />Masyarakat dihimbau pula agar mendukung setiap kebijakan pemerintah yang menghendaki pola hidup bersih dan sehat, yakni dengan menyediakan lahan untuk pembuatan WC Komunal.<br /><br />Dengan pembuatan WC komunal maka diharapkan jamban-jamban yang terlihat berjejer di Sungai Martapura yang membelah kota tersebut bisa dikurangi bahkan mampu di tiadakan lagi.<br /><br />Karena keberadaan jamban-jamban sungai bukan saja merusak keindahan sekaligus mencemari sungai serta bisa mengganggu program pariwisata yang belakangan kian digalakkan.<br /><br />"Pemerintah Kabupaten Banjar berencana untuk merealisasikan Martapura sebagai Kota Pariwisata, salah satunya dengan mengandalkan eksotisme Sungai Martapura, kita bisa mencontoh pengelolaan wisata sungai yang ada di Negara Vietnam", tandas Nasrunsyah.<strong> (das/ant)</strong></p>