Pelayanan KB Di Seruyan Terkendala Petugas Medis

oleh

Pelayanan program Keluarga Berencana di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah terkendala petugas medis yang jauh dari kebutuhan, terutama tenaga pemasangan alat kontrasepsi. <p style="text-align: justify;"><br />"Kita belum punya tenaga medis khusus untuk pemasangan alat kontrasepsi," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Seruyan Sumarjono di Kuala Pembuang, Minggu.<br /><br />Ini memerlukan perhatian dan pemikiran, sehingga pemasangan alat kontrasepsi seperti vasektomi atau KB khusus pria di Seruyan tidak lagi harus ditangani seorang tenaga medis bersertifikat yang datang dari Palangka Raya.<br /><br />"Daerah lain juga seperti itu harus mendatangkan dari Palangka Raya. Jumlah tenaga medis yang bersertifikat habya satu orang. Jadi terpaksa kita harus menunggu," katanya.<br /><br />Di sini juga kendalanya tenaga medis. Ada puluhan warga yang sudah bersedia untuk menjadi akseptor KB khususnya untuk vasektomi yang belum dapat terlayani karena kekurangan tenaga medis tersebut.<br /><br />"Peminat vasektomi cukup tinggi, sudah ada sekitar 50 orang pria yang ingin melakukan vasektomi, namun kita masih harus menunggu tenaga medisnya datang dari Palangka Raya," katanya.<br /><br />Meski minat masyarakat mengikuti program KB cukup tinggi, namun alat kontrasepsi jangka pendek seperti suntik KB, pil, kondom, masih menjadi alat yang paling diminati masyarakat di wilayah Seruyan.<br /><br />"Mereka lebih memilih alat kontrasepsi jangka pendek seperti kondom, suntik KB dan pil KB, selain bisa mendapatkan alat itu dengan mudah, akseptor memilih pil dan suntik KB karena dirasa lebih praktis," katanya.<br /><br />Menurutnya, penyuluh KB memang tidak dapat memaksakan masyarakat menjadi peserta KB, namun hanya dapat memberikan saran sesuai dengan kondisi akseptor KB.<br /><br />"Penyuluh hanya mendorong serta memberikan pemahaman agar masyarakat dapat mengikuti program KB dalam rangka menyukseskan program pemerintah untuk membentuk keluarga yang berkualitas," katanya. (das/ant)</p>