Peletakan Batu Pertama Bangun Gereja di Sepauk, Yohanes Rumpak: Ini Komitmen Saya

oleh
Yohanes Rumpak, Pastor Jacques Chapuis dan bersama para umat Stasi Saringin.

Sintang, KN- Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Yohanes Rumpak menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Santo Eugenius De Mazenod Stasi Saringin, Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. Minggu,(4/4/21)

Mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar ini mengatakan, hal ini (pembangunan Gereja) adalah inisiatif umat untuk membangun gereja yang representatif sesuai dengan pertumbuhan umat, sebagaimana dijelaskan oleh ketua stasi Felisianus Adiman bahwa, umat di Stasi Saringin mengalami pertumbuhan sebanyak 300 lebih di mana sebelumnya di bawah 200.

“Hal ini membuat gereja di stasi ini secara jumlah dari umat, sudah tidak memadai, hal ini mengharuskan ada pembangunan sebuah gereja yang baru,” ungkapnya.

Selain itu, Yohanes Rumpak mantan anggota DPRD Kalimantan Barat Fraksi PDI Perjuangan itu mengambil langkah untuk berpartisipasi melalui pokok pikirannya sebagaimana komintmen nya untuk membangun masyarakat dan gereja.

Menurutnya, pembangunan Gereja ini penting karena merupakan bait Allah dan merupakan tanda bahwa umat terus berkembang.

“Gereja menjadi penting karena bagian dari untuk menumbuh kembangkan iman Katolik, dan secara moral, terus diperbaiki dan generasi muda akan tumbuh sesuai dengan iman Katolik yang diinginkan oleh Gereja,” terangnya saat memberikan sambutan.

Kita berpartisipasi, lanjutnya, karena bagian dari komitmen dan sebagai ucapan terima kasih kepada umat dan Tuhan karena dulu masyarakat juga mendukung saya untuk maju menjadi anggota DPRD Provinsi.

“Kita harapkan semoga ini (Gereja) berguna bagi umat dan kemudian bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Dan ini yang sementara kita perbuat, mudah-mudahan di lain kesempatan ada hal yang bisa kita lakukan bersama masyarakat,” ucapnya.

Sementara, Ketua Stasi Saringin, Desa Sepulut, Felisianus Adiman mengungkapkan, bahwa Pembangunan ini diinisiasi oleh umat dan didukung oleh paroki dan Yohanes Rumpak.

“Paroki menjelaskan bahwa Paroki Sepauk Gerejanya sudah ada hampir di semua stasi. Akan tetap Puluhan bangunan gerejanya yang butuh diperbaiki termasuk di Stasi Saringin ini,” katanya.


Felisianus menambahkan, umat di Stasi Saringin terus berkembang, dan harus ada bangunan gereja yang baru, sehingga dengan bantuan Yohanes Rumpak sangat membantu umat tersebut dalam proses ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Yohanes yang telah bepartisipasi dalam pembangunan ini, dan kami berharap orang lain juga bepartisipasi dan juga dari umat. Pembangunan ini ditargetkan akan selesai dibangun selama 3 tahun ke depan,” tutupnya.

Peletakan batu pertama Pembangunan gereja tersebut juga dihadiri oleh Pastor Paroki Jacques Chapuis, OMI. (ygn)