Home / Tak Berkategori

Pembangunan Berkelanjutan Banjarmasin Berbasis Sungai

- Jurnalis

Rabu, 21 Desember 2011 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan berkelanjutan di Kota Banjarmasin, Ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang dicanangkan sejak tahun 2009 lalu berbasis sungai. <p style="text-align: justify;">Arah pembangunan demikian sudah jelas tak mungkin merubah ke arah yang lainnya, kata Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Drainase Kota Banjarmasin, Ir Muryanta kepada pers di balaikota Banjarmasin, Rabu.<br /><br />Menurut Muryanta karena arah pembangunan berkelanjutan berbasis sungai maka tak ada pilihan bagaimana agar sungai-sungai yang banyak membelah kota ini bisa menjadi daya tarik ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat ke depannya.<br /><br />Dijelaskan Wilayah kota Banjarmasin seluas 98 kilometer persegi minim sumber daya alam karena hampir tidak ditemukan potensi tambang maupun hutan dan hanya sedikit lahan pertanian.<br /><br />Wilayah ini hampir semua di aliri oleh sungai besar dan kecil, Sungai Besar tercatat seperti Sungai Barito dan Sungai Martapura.<br /><br />Jumlah sungai yang membelah Kota Banjarmasin tercatat 105 buah tetapi yang masih berfungsi baik hingga kini tercatat 74 buah sehingga kota ini berjuluk "kota seribu sungai".<br /><br />Kalau membangun kota mengandalkan potensi lain yang minim jelas tidak mungkin, karena itu potensi yang ada saja digunakan untuk meraih kemajuan kota.<br /><br />"Kami akan menjadikan sungai sebagai penggerak ekonomi kota, oleh karena itu tak ada pilihan lain bagaimana sungai-sungai tersebut menjadi daya tarik bagi kepariwisataan ke depan," katanya.<br /><br />Ia mencontohkan dua kota di tanah air yang terbilang maju menjadikan sungai sebagai daya pikat ekonomi seperti Denpasar atau Yogyakarta.<br /><br />Begitu juga kota lain di luar negeri seperti Bangkok, Hongkong, atau Venesia Italia, beberapa kota di Cina, bahkan sekarang Malaysia mulai ikut-ikut membenahi sungai sebagai daya pihak ekonomi tersebut.<br /><br />Kota Kuching Serawak saja tak memiliki apa-apa mereka juga mengandalkan sungai sebagai penggerak ekonominya seperti yang dikenal lokasi "Water Front City", katanya seraya memperlihatkan foto kawasan sungai di kota Kuching tersebut.<br /><br />Melihat kenyataan itu maka wajar bila Pemkot Banjarmasin bertekad menjadikan sungai sebagai daya pikat kepariwisataan dan keinginan tersebut agaknya memperoleh tanggapan positif dari Pemerintah Provinsi Kalsel maupun pemerintah pusat.<br /><br />Terbukti saat pembuatan siring sungai sepanjang Sungai Martapura tak sedikit dana yang dikeluarkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi tersebut, demikian Muryanta. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi
Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan
30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka
Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan
Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Pagi di Dinas PERKIMTAN, Tekankan Peningkatan Kinerja 2026
Pastikan Pelayanan dan Distribusi Air Lancar, Komisi III DPRD Melawi Kunjungi PDAM Tirta Melawi
Wabup Sintang Dorong Pembangunan TPS Baru di Jerora Satu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:30 WIB

BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Malinau Gelar Ibadah Syukur Tahun Baru 2026, Bupati Ajak Perkuat Persatuan dan Pelayanan

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:09 WIB

30 Lansia di Tarakan Diwisuda, Wawali Ibnu Saud: Tua Hanyalah Angka

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Peringatan Bulan K3 Nasional, Wagub Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:25 WIB

Komisi III DPRD Melawi Desak Investigasi Perusahaan Sawit Nakal, Lahan Warga di HGU Harus Dikeluarkan

Berita Terbaru