Pembangunan Kantor Bupati Melawi Kembali di Tunda

oleh

Lagi-lagi pembangunan Kantor Bupati Melawi yang terletak di Jalan Nanga Pinoh- Kota Baru kilometer 7 Nanga Pinoh, yang sudah dianggarkan pada tahun 2017 ini sekitar Rp 21 miliar, terpaksa harus ditunda. <p style="text-align: justify;">Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono menyampaikan sudah ada kesepakatan dengan Bupati Melawi, bahwa tahun ini tidak mampu mengejar pelaksanaan pembangunan kantor bupati tersebut, karena sudah masuk September yang mana tidak akan mampu terkejar. <br /><br />Menurutnya Ada kemungkinan pembangunan kantor bupati ini dilanjutkan pada tahun 2018 mendatang. Terlambatnya pelaksanaan pekerjaan sehingga terjadi penundaan pembangunan kantor tersebut, karena banyak tahapan yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan fisik di lapangan dimulai.<br /><br />“Karena harus diaudit, dan dihitung dulu. Kemarin sudah dihitung, dan sudah mendatangkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi untuk menilai kontruksi bangunan tersebut masih layak atau tidak. Tidak hanya itu, dari BPKP juga sudah datang untuk lakukan audit terhadap kantor tersebut,” ujar Ivo.<br /><br />Menurut Ivo juga, yang diaudit itu, pekerjaan sekarang nilainya berapa, dan butuhkan anggaran berapa lagi untuk melanjutkan pembangunan hingga selesai. Dikatakan, saat ini audit dan perhitungan tersebut sudah selesai dilakukan, hanya saja karena sekarang sudah Septembar, jadi tidak mampu lagi mengejarnya, apalagi lelang kegiatannya juga belum dilakukan.<br /><br />“Oleh bupati diputuskan pembangunan kantor bupati Melawi ini ditunda tahun depan. Dana yang sudah disiapkan pada tahun 2017 ini dialihkan untuk tahun 2018. Mengenai status bangunan kantor bupati yang pernah menjadi barang bukti Kejati, Pemda Melawi sudah menerima surat dari Kejati yang terbaru tahun 2017 ini, bahwa pembangunan kantor bupati tersebut sudah boleh dilanjutkan pekerjaannya,” jelas Ivo. (KN)</p>