Home / Tak Berkategori

Pembangunan Kantor Bupati, Warga Sibau Hilir Gelar Ritual “Pamindara”

- Jurnalis

Minggu, 6 November 2011 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guna mendukung pembangunan Komplek Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru, tepatnya di Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, sebanyak 60 orang yang terdiri dari masyarakat Desa Sibau Hilir mengadakan ritual “ Pamindara” secara adat Suku Dayak Taman Sibau Hilir. <p style="text-align: justify;">Ritual adat yang dimulai pada pukul 09.00 wib, Sabtu (5/11/2011) itu dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda, yang pertama “Pamindara” tersebut dilaksanakan di lokasi lahan pembanguna Kantor Bupati Kapuas Hulu yang hingga saat ini lokasi seluas 21 hektar tersebut masih sengketa, yang kedua “Pamindara” dilaksanakan di tapal batas antara Desa Pala Pulau dan Desa Sibau Hilir, dan yang ketiga dilaksanakan di simpang masuk menuju lokasi komplek perkantoran Kantor Bupati Kapuas Hulu. <br /><br />Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Putussibau Utara Ledung,S.Sos, Wadanyon 644/Walet Sakti Putussibau, Mayor .Inf. Eka, Koramil Kota Putussibau Kapten Siswanto, Kasi Pengembangan Personil Sat.Pol.PP A.Plaun Suka dan tiga orang aggotanya, Kepala Desa Sibau Hilir Yosef Lampun, sedangkan dari pihak keamaan masing-masing Kepolisian dan TNI kurang dari sepuluh orang. <br /><br />“Pamindara” oleh suku Dayak Taman yaitu ritual untuk memohon kepada para leluhur atau para roh-roh yang menghuni lokasi tersebut untuk tidak menganggu dan mendukung kegiatan pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru, selain itu agar pelaksanaan pembangunan tersebut berjalan lancar dan para karyawan atau pekerja tidak mendapat rintangan atau musibah, sedangkan ritual tersebut dilakukan  oleh para sesepuh adat seperti  F. Gunding, Takwan, dan F. Kasah, yang diketuai oleh Kepala Adat Suku Dayak Taman Desa Sibau Hilir Bambang Arianto. <br /><img src="../../data/foto/imagebank/20111106011400_63CCC34.JPG" alt="" />  <img src="../../data/foto/imagebank/20111106011440_33F4A56.JPG" alt="" width="300" height="225" /><br />“Jadi ritual ini Kita lakukan adalah ungkapan masayarakat Kita dalam mendukung program Pemerintah terutama dalam pembagunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru, dan tujuannya baik, biasanya kita berdoa menurut agama masing-masing, melalui ritual ini juga memohon kepada para leluhur untuk mendukung proses pembangunan kantor tersebut, seperti halnya sebelum berladang juga di lakukan ritual “Pamindara”, agar segala sesuatu apa yang Kita kerjakan dapat berjalan lancar,” ungkap Yosef Lampun selaku Kepala Desa Sibau Hilir ditemui Wartawan, dilokasi ritual tersebut. <br /><br />Selain itu, dikatakan Lampun bahwa  terlepas dari permasalahan lahan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang masih sengketa atau masih bermasalah, seluruh masyarakat Desa Sibau Hilir mendukung penuh dengan pembangunan tersebut, sebab kata Lampun hal tersebut merupakan untuk kebaikan dan kemajuan seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu. <br /><br />“Ini untuk kebaikan Kita semua, untuk itu Kami Desa Sibau Hilir sangat-sangat mendukung program pemerintah tersebut, kalau untuk permasalahan sengketa lahan untuk kantor Bupati Kapuas Hulu Kita yang baru ini, Kami tidak bisa ikut campur, biarlah hal tersebut ditangani oleh hukum yang ada, apapun itu yang jelas Kami dukung pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru ini,” ungkapnya. <br /><br />Sedangkan dari pihak kontraktor yang diwakili oleh Zulkifli sebagai Koordiantir Teknis Proyek PT.CBA dari Pontianak , mengatakan bahwa pihaknya menghargai adat istiadat setempat dan menyambut baik, demi kelancaran dan proses pekerjaan. <br /><br />“Kita ikuti pak, dan Kita menghargai adat istiadat yang ada disini, termasuk pantangan selama tiga hari tidak bisa kerja yang dikatakan oleh para pemangku adat,” jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Ledung, S.Sos selaku Camat Putussibau Utara, mengatakan bahwa prosesi adat yang dilakukan masyarakat Desa Sibau Hilir merupakan langkah positif, yang dilakukan secara adat istiadat dan ada sejak nenek moyang, dan ritual ini harus diikuti dan di hormati, sebab dimanapun bumi dipijak disitu langit dijunjung. <br /><br />“Artinya Kita harus menghargai dan mentaati adat istiadat yang ada ini, dan ini salah satu wujud dukungan masyarakat dalam pembangunan Kantor Bupati Kapuas Hulu yang baru ini, dan ini Kami sangat menyambut baik kegiatan seperti ini,” singkatnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang
Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah
Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji
Tiga Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Melawi, Dengan Upaya Pencarian Intensif ketiganya Berhasil di Evakuasi
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang Hadiri Entry Meeting LKPD 2025 di BPK RI Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Target WTP
BBM Langka, Harga Eceran Tembus Rp30 Ribu per Liter — Warga Panik, DPRD Soroti Dugaan Permainan Distribusi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:54 WIB

Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:28 WIB

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:25 WIB

Pemerintah Kabupaten Bulungan Gelar Kerja Bakti di Gunung Putih, Bupati Syarwani Dorong Kebangkitan Pariwisata Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:01 WIB

Polres Sintang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Bagikan Nasi Siap Saji

Berita Terbaru

Bulungan

Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:28 WIB