Pembangunan Peti Kemas Karingau Ditargetkan Tuntas Februari

oleh
oleh

Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Karingau di Balikpapan yang menggunakan APBD Kalimantan Timur 2013 senilai Rp17,9 miliar ditargetkan selesai pada Februari 2014 karena saat ini pekerjaan fisiknya sudah mencapai 85 persen. <p style="text-align: justify;">"Seharusnya berdasarkan kontrak awal, pada Desember ini pekerjaan fisiknya tuntas, tetapi karena masalah teknis dan cuaca, penyelesaiannya menjadi lambat sehingga waktu penyelesaiannya diperpanjang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Zairin Zain di Samarinda, Kamis.<br /><br />Diperpanjangnya waktu pelaksanaan pekerjaan itu berdasarkan pada Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim nomor 71 tahun 2013 yang berisi, bahwa pekerjaan yang tidak dapat dituntaskan sesuai masa kontrak karena kondisi tertentu, maka penyelesaiannya diperpanjang 50 hari kalender sejak berakhirnya masa kontrak.<br /><br />Dalam Pergub tersebut dijelaskan bahwa berkenaan dengan berbagai kondisi, sampai akhir tahun anggaran masih terdapat pekerjaan yang mempunyai azas manfaat tinggi bagi pelayanan masyarakat, dapat diperpanjang penyelesaiannya.<br /><br />Menurutnya, secara keseluruhan pembangunan Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau dimulai pada 2008 yang dilakukan melalui kerjasama tiga institusi, yakni pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan PT Pelindo IV sehingga pendanaannya juga oleh tiga institusi tersebut.<br /><br />Kerja sama pembangunan dan pengoperasian TPK Kariangau antara PT Pelindo dengan Pemprov Kaltim, telah sesuai dengan kesepakatan bersama atau Memorendum of Understanding (MoU) nomor: 119/3065/Pem.D/IV/2008 dan nomor: 17/KB.305/1/DT-2008 tanggal 4 April 2008.<br /><br />Kesepakatan pembangunan TPK Kariangau untuk pembiayaannya, saat itu diperkirakan butuh Rp650 miliar yang ditanggung dari tiga sumber pembiayaan, yakni pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan PT Pelindo IV. Dana tersebut dikucurkan mulai 2008.<br /><br />Rinciannya adalah dari pemerintah pusat melalui APBN mengalokasikan dana sebesar Rp140 miliar. Fasilitas yang dibangun meliputi reklamasi lapangan penumpukan, pengerasan area causeway, jalan lingkar, drainase, dan pelat injak.<br /><br />Kemudian dari Pemprov Kaltim total senilai Rp146 miliar, sedangkan kewajiban dan fasilitas yang dibangun meliputi menyediakan lahan seluas 57,5 hektare, dan pembangunan fasilitas sisi darat.<br /><br />Fasilitas sisi darat ini meliputi jalan akses areal pelabuhan empat jalur, area parkir dan antrean trailer, gedung perkantoran, drainase, mekanikal dan elektrikal.<br /><br />Sementara untuk PT Pelindo IV mendapat beban anggaran senilai Rp427,755 miliar. Rinciannya, untuk infrastruktur sebesar Rp252,755 miliar, dan untuk pengadaan peralatan senilai Rp179 miliar. <strong>(das/ant)</strong></p>