Pemda Di Kalsel Akan Bagikan Sembako Gratis

oleh
oleh

Pemerintah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan melalui PKK dan organisasi sosial lainnya akan membagikan paket sembilan bahan pokok gratis kepada masyarakat miskin di daerah ini. <p style="text-align: justify;">Pengurus PKK Pemprov Kalsel Agustina Anita Lestari di Banjarmasin, Selasa, mengatakan paket sembako gratis yang bakal dibagikan saat puasa Ramadhan itu akan dibagikan di desa-desa miskin di empat kabupaten.<br /><br />Kabupaten tersebut adalah Balangan, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin yang pembangunan sarana dan prasarananya masih terbelakang.<br /><br />"Paket senilai Rp50 ribu tersebut untuk membantu meringankan beban masyarakat karena diperkirakan akan terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan," katanya.<br /><br />Selain pembagian paket sembako gratis, pihaknya juga akan menggelar pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga distributor atau lebih murah dibandingkan harga pasar.<br /><br />Selain itu, kata istri Sekretaris Daerah Pemprov Kalsel ini, akan dilaksanakan juga sunatan massal, pemeriksaan kesehatan dan pelayanan keluarga berencana.<br /><br />"Kita sudah konsultasi dengan orang yang berkompeten, melaksanakan sunatan massal pada Ramadhan tidak akan mengganggu puasa," katanya.<br /><br />Selain pengurus PKK, beberapa organisasi perempuan lainnya juga telah melaksanakan pasar murah untuk meringankan beban masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.<br /><br />Harga kebutuhan pokok di Banjarmasin saat ini terus melambung, mulai dari daging, telur ayam, gula pasir dan kebutuhan lainnya.<br /><br />Harga daging sapi biasanya hanya Rp69 ribu hingga Rp70 ribu kini menjadi Rp78 ribu hingga Rp79 ribu per kilogram, begitu juga dengan telur biasanya Rp16.500 sampai Rp17.000 kini menjadi Rp20 ribu per kilogram.<br /><br />Bawang putih biasanya di bawah Rp10 ribu kini menjadi Rp18 ribu per kilogram begitu juga dengan kebutuhan pokok lainnya.<br /><br />Kepala Bidang Perdangan Dalam Negeri Disperindag Endah Suhartati mengatakan, stok seluruh kebutuhan pokok cukup aman hingga setelah lebaran, masyarakat diharapkan tidak melakukan aksi borong agar tidak mendorong terjadinya kenaikan harga. <strong>(phs/Ant)</strong></p>