Pemda Diminta Gunakan Data Statistik Saat Buat Kebijakan

oleh

Pemerintah diminta menggunakan data data statistik saat membuat kebijakan agar pengambilan keputusan lebih efektif, kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalteng, Panusunan Siregar di Palangka Raya, Kamis. <p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, kebijakan yang dibuat pemerintah daerah sering kurang mempertimbangkan data statistik yang dihasilkan BPS. Akibatnya kebijakan kurang tepat menjadi gamang dan tidak tercapai tujuan yang diinginkan.<br /><br />"Angka yang ditampilkan BPS bukan sekedar perkiraan, namun semua dikumpulkan dari sumber yang berkompeten dengan data. Dengan adanya data statistik ini kita berharap para pembuat kebijakan bisa bekerja dan membuat keputusan yang tepat sasaran," katanya.<br /><br />Gubernur Agustin Teras Narang, kata Panusunan responsif terhadap data statistik yang dirilis BPS setiap bulannya. Bahkan dia selalu memberi kesempatan seluas-luasnya kepada BPS untuk memberi masukan tentang data-data pendukung bagi dinas-dinas terkait.<br /><br />Sejak tiga tahun terakhir, kinerja BPS di Kalteng mengalami peningkatan. Hubungan dengan pemerintah daerah semakin bersinergi sehingga hasilnya dapat dilihat dari kondisi pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan.<br /><br />"Kondisi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kebijakan yang dibuat Pemda cukup efektif dan efisien, karena berdasarkan beberapa indikator yang menjadi bahan pertimbangan. Salah satunya adalah data statistik" katanya.<br /><br />Data statistik penting bagi Pemda dapat dilihat dari kebijakan sektor pertanian, khususnya padi. Pemda mempertimbangkan data yang disajikan BPS. Proyeksi tentang target produksi tahunan menjadi lebih mudah dan efektif dengan adanya data produksi BPS tersebut.<br /><br />"BPS menyediakan data produktivitas padi dan fenomena-fenomena yang terjadi selama musim panen. Data dan informasi yang kita sajikan menjadi gambaran umum bagi para pembuat kebijakan disektor pertanian ini, Jelas Panusunan," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, bahkan tahun 2013 BPS sedang melakukan sensus pertanian. Data dan informasi yang dihasilkan nanti diharapkan menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam membuat kebijakan di sektor pertanian.<br /><br />Menyikapi respon positif Pemda terhadap data statistik, dia berjanji akan terus mengembangkan data yang ada menjadi lebih akurat. Ini sangat penting untuk efisiensi dan efektifitas kinerja pemerintah daerah di masa mendatang.<br /><br />"Bukan hanya pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota juga semakin bersinergi dengan BPS di masing-masing kabupaten. Kami selalu terbuka untuk membantu memenuhi kebutuhan semua pihak atas informasi data statistik," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>