Home / Tak Berkategori

Pemekaran Desa di Kabupaten Sekadau, Terancam Gagal

- Jurnalis

Kamis, 28 Juli 2011 - 03:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap tahun Legeslatif Sekadau selalu mengelora kan issu pemekaran Desa di Tujuh Kecamatan Kabupaten Sekadau dalam pembahasan KUA PPAS. Namun, terhitung enam tahun ini tak satupun Desa baru berhasil kelura dari jolokan tersebut. Sementara di sisi lain, sat ini Pemerntah pusat sudah mengeluarkan RUU Tentang Desa dan Perdesaaan. <p style="text-align: justify;">“Kalau sudah menjadi undang-undang maka terancam gagal wacana yang kita buat untuk memekarkan desa yang ada,”ungkap Herkulanus S.Sos.M.Si Anggota Komisi A DPRD Sekadau kepada kalimanta-news belum lama ini.<br /><br />Secara teknis, dikatakanya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 72 Tahun 2005, untuk memekarkan suatu Dusun menjadi Desa dari segi jumlah penduduk minimal terhitung 75 Kepala Keluarga (KK). <br /><br />Sedangkan, di RUU yang masih dalam wacana untuk menjadikan suatu Desa dari beberapa dusun atau satu dusun harus memenuhi syarat dasar dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 300.<br /><br />“berarti minimal dua atau tiga dusun baru jadi satu desa, sementara PP yang lama masih mudah untuk kita kejar,”tukasnya.<br /><br />Untuk tahun ini di renacakan pada bulan Agustus mendatang pihaknya di Legeslatif akan kembali mengadakan Rakor bersama instansi terkait di Eksekutif untuk membahas mengenai pemekaran Desa.<br /><br />Untuk Kabupaten Sekadau, dikatakan Wakil Rakyat asal pemilihan Dapil III ini, sejak tahun 2005 hampir sepuluh Calon Desa yang masih dalam wacana belum bisa di defenitipkan menjadi Desa. Dari jumlah tersebut, menurutnya paling tidak delapan Desa menjadi target pemerkaran.<br /><br />“Kita harus berlomba dengan RUU yang di wacanakan,”sambungnya.<br /><br />Ditanya mengenai dampak yang akan di rasakan masyarakat yang wilayahnya di mekarkan menjadi Desa, Lanus, sapaan akrabnya mengambarkan akan adanya kemudahan masyarakat dalam mengurus administrasi pemerintahan di lapisan tingkat Desa.<br /><br />“Dari segi jarak tempuh misalnya akan leih dekat, sementara Desa-desa kita yang ada sekarang pusat Desa masih terlalu jauh dengan wilayahnya,”papar Lanus.<br /><br />Sedangkan saat ini Sekadau menurutnya masih banyak mengunakan pengadministrasian dari peninggalan Kabupaten induk di tingkat Desa, dimana masih terdapat pusat desa yang menaungi wilyah yang luas, bahkan penduduk dusun dalam mengurus adminitrasi ke tingkat Desa harus melangkahi atau melewati Desa lainya.<br /><br />“Kalau tidak bisa di mekarkan, paling tidak untuk Desa seperti ini, harus di Perdesakan adanya pengabungan wilayah, biyar tidak langkah-melangkah wilayah, ini jalan alternatipnya,”pungkas Lanus.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru