Pemekaran Kecamatan Hulu Kapuas Sudah Diakomodir

oleh

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Frans Leonardus, SH mengatakan bahwa aspirasi masyarakat terkait letak Ibu Kota pemekaran Kecamatan Hulu Kapuas saat ini sudah terakomodir. <p style="text-align: justify;">“Keinginan masyarakat sudah diakomodir, hanya persoalan Ibu Kota Kecamatan,” Ungkapnya saat ditemui usai mengahdiri Apel Akbar Komunitas Motor di Halaman Polres Kapuas Hulu, Jumat (27/04-2012).<br /><br />Menurutnya, bahwa Pemerintah Daerah Kapuas hulu sudah melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Provionsi, hanya saja Leonardus khawatir akan Peraturan Pemerintah No. 18 Tentang pembentukan Kecamatan baru, sekarang kalu Perda yang lalu direvisi dengan mengacu kepada PP yang baru, jelas kedua Kecamatan yaitu Kecamatan Hulu Kapuas dan Kecamatan Sentarum tidak bisa dimekarkan lagi.<br /><br />Dijelaskan lagi, bahwa Perda terkait pemekara kedua Kecamatan tersebut sudah ada namun mesti direvisi kembali, terutama yang berkaitan dengan ibu kota Kecamatan Hulu Kapuas yang dulunya telah ditetapkan di Desa Sayut, namun ada usulan masyarakat dari berbagai Desa yang termasuk dalam kawasan Hulu Kapuas tersebut meminta di Na. Erak Desa Suka Maju.<br /><br />Sementara kedua kubu masyarakat yang memiliki keinginan berbeda dalam menentukan letak Ibu Kota Kecamatan Hulu Kapuas, sejauh ini belum bisa dipertemukan, tetapi yang jelas menurutnya masyarakat mesti menunggu keputusan Pemerintah Provinsi atau Pemerintah pusat. Untuk itu diharapkan masyarakat yang terdapat dalam wialyah pemekaran Kecamatan Hulu Kapuas untuk tetap bersabar menunggu ketentuan yang berlaku. <br /><br />“Yang jadi maslaha hanya letak Ibu Kota Kecamatan saja, untuk itu masyarakat harus tetap bersabar sehingga dalam mengambil kebijakan Pemerintah Daerah berdasarkan aturan yang berlaku,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>