Pemerintah Bebaskan BBN Kendaraan Bermotor

oleh

Pemilik kendaraan bermotor yang telah menunggak pajak tidak perlu khawatir akan mendapatkan denda jika ingin membayar pajak kendaraannya. <p style="text-align: justify;">Hal ini dikarenakan pemerintah provinsi Kalbar telah mengeluarkan surat yang ditandatangi oleh gubernur dengan Nomor : 973/176/DISPENDA/2012. Isi surat tersebut intinya pemerintah memberikan pembebasan denda pajak yang selama ini diberilakukan kepada mereka yang terlambat membayar pajak. <br /><br />“Biasanya kepada wajib pajak kendaraan yang telat, kita kenakan sanksi denda atau bunga pajak sebesar 25 persen dari total pajak kendaraan yang harus dibayar. Tapi dengan surat itu, masyarakat tidak perlu khawatir lagi. <br /><br />Karena sejak 24 Juni lalu, pemerintah telah membebaskan denda. Jadi yang dibayarkan hanya total pajak yang tercantum dalam STNK saja,”ungkap kepala UPTD Sintang Mawardi saat ditemui di ruang kerjanya Senin (25/06/2012).<br /><br />Selain denda keterlambatan membayar pajak, pemerintah provinsi juga membebaskan biaya perubahan balik nama atau bea balik nama (BBN) serta mutasi dari luar provinsi. Pembebasan denda dan BBN kendaraan bermotor ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI ke 68 tahun 21012 ini. <br /><br />Program ini juga dilakukan dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat Kalbar untuk membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang ada. Lebih lanjut Mawardi mengatakan bahwa surat bernomor : 973/176/DISPENDA/2012 mengacu pada perda Kalbar Nomor 56 tahun 2010 dan keputusan gubernur Kalbar nomor 371/Dispenda/2012 tentang pemberian keringanan dan intensif pajak daerah. “Program bulan sadar pajak ini mulai diberlakukan sejak 24 Juni atau sampai 30 Agustus di seluruh kantor layanan pajak atau samsat di seluruh Kalbar,”tambahnya. <br /><br />Suparjo (45) warga Manisraya yang tengah mengurus balik nama kendaraan bermotornya mengaku sangat senang dengan adanya program pemerintah tersebut. Meski ia harus mengeluarkan sejumlah uang untuk proses mutasi kendaraan yang berplat Sekadau, namun untuk balik nama dari pemilik kendaraan sebelumnya ia tak mengeluarkan sepeserpun uang. <br /><br />“Lumayanlah, bisa mengurangi sedikit penggeluaran untuk biaya kendaraan. Paling tidak uang yang seharusnya untuk mengurus balik nama bisa dialokasikan untuk kebutuhan yang lain,”jelasnya. <strong>(ast)</strong></p>