Pemerintah Diminta Perhatikan Pengusaha Industri Kecil

oleh

Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah meminta pemerintah daerah memperhatikan dan membantu pengembangan pengusaha industri manufaktur mikro dan kecil yang ada di daerah itu. <p style="text-align: justify;">Hal itu karena pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan II 2012 turun sebesar 2,24 persen dibanding triwulan I 2012.<br /><br />"Kalau sektor industri manufaktur adalah salah satu sektor yang diharapkan menjadi andalan pembangunan di Kalteng, pemerintah harus bisa memperhatikan pelaku dan pengembangan usahanya. Namun, mengingat sektor industri Kalteng masih dalam tahap perkembangan sehingga wajar perkembangannya masih fluktuatif," kata Kepala BPS Kalteng Panusunan Siregar di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />Jenis industri yang mengalami penurunan cukup besar adalah Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya serta Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik, sebesar 10,14 persen dan 9,0 persen.<br /><br />Menurut dia, Kalteng selama ini masih mengandalkan sektor pertanian, sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor jasa sebagai penopang ekonomi provinsi ini. Sektor industri masih dalam tahap perkembangan yang ditandai dengan perkembangan produksi industri manufaktur besar dan sedang yang masih fluktuatif.<br /><br />Panusunan mengungkapkan, sektor industri di Kalteng memegang peranan penting sebab kontribusinya terhadap produk domestik regional bruto (PDRB). Untuk triwulan I tahun 2012 kontribusi sector tersebut sebesar 7,0 persen. Selain kontribusi terhadap PDRB, sektor ini memiliki peran penting dalam penciptaan lapangan kerja.<br /><br />"Berbeda dengan industri manufaktur mikro dan kecil, untuk industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan II ini mengalami kenaikan. Pada triwulan II 2012 mengalami kenaikan sebesar 1,64 persen dari periode yang sama tahun 2011, sedangkan secara triwulanan pada triwulan II 2012 naik sebesar 5,97 persen dari triwulan I," ungkapnya.<br /><br />Industri yang mengalami kenaikan adalah Industri Makanan yang naik sebesar 5,60 persen, sementara Industri Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil triwulan II 2012 turun sebesar 0,66 persen atau year on year dari periode yang sama tahun 2011.<br /><br />"Itu yang saya sebut bahwa pemerintah harus memperhatikan pengusaha kecil. Sebab, mereka juga mampu menopang perekonomian Kalteng," ujarnya.<br /><br />Untuk itu, perlu adanya komitmen dari pemerintah untuk memajukan kalangan pengusaha kecil yang juga memiliki peranan penting dalam memajukan pembangunan daerah.<br /><br />"Saya mengimbau, sekarang semua lembaga terkait harus memikirkan bagaimana cara untuk terus menumbuhkan dan mengembangkan kalangan industri kecil yang ada di Kalteng," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>