Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diminta meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya jalan nasional trans Kalimantan poros tengah yang saat ini hanya berkapasitas maksimal delapan ton. <p style="text-align: justify;">"Pemerintah sudah saatnya merencanakan peningkatan kapasitas jalan nasional khususnya wilayah Barito yang kini sering rusak dengan alasan angkutan melebihi kapasitas yang berlaku," kata seorang warga Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Norani, Kamis.<br /><br />Menurut Norani, peningkatan status jalan itu sudah saatnya ditingkatkan karena angkutan barang dan penumpang yang melintasi ruas jalan nasional Muara Teweh – Ampah Kabupaten Barito Timur dan Muara Teweh – Puruk Cahu Kabupaten Murung yang merupakan akses jalan menuju keluar daerah atau provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur saat ini sudah banyak diatas delapan ton.<br /><br />Kerusakan jalan yang disebabkan tingginya mobilitas angkutan ini, kata dia, menunjukan perkembangan transportasi sehingga tidak relevan lagi dengan kapasitas jalan yang ada sekarang.<br /><br />"Kapasitas jalan sudah saatnya ditingkatkan, karena setiap tahun selalu terjadi jalan rusak akibat tingginya mobilitas angkutan," katanya.<br /><br />Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng Ben Brahim S Bahat kepada wartawan meminta kepada pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya melakukan penertiban terhadap angkutan barang yang melebihi tonase.<br /><br />"Kami imbau pemerintah di dua kabupaten setempat untuk memberikan teguran kepada pengguna angkutan truk yang melebihi kafasitas muatan delapan ton," katanya.<br /><br />Imbauan ini terkait sering rusaknya ruas jalan negara Muara Teweh Kabupaten Barito Utara menuju Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya yang dikeluhkan masyarakat akibat angkutan truk mengangkut barang dan material lainnya melebihi kafasitas.<br /><br />Menurut Ben Brahim, meski ruas jalan yang menghubungkan kabupaten di padalaman Sungai Barito itu sering diperbaiki, namun karena tingginya mobilitas angkutan melebihi tonase jalan kembali rusak.<br /><br />"Rusaknya sejumlah titik ruas jalan tersebut selama ini akibat angkutan melebihi kapasitas," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>














