Pemerintah Kota Samarinda Akan Terbitkan Kartu Cerdas

oleh

Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berencana mengaplikasikan sistem pendidikan seperti di Kota Solo, Jawa Tengah, dengan menerbitkan kartu cerdas. <p style="text-align: justify;">"Saya berkeinginan Kota Samarinda bisa menerapkan sistem pendidikan dengan memberikan kartu cerdas bagi setiap pelajar," kata Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail melalui rilis Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda, Jumat.<br /><br />Penerapan sistem pendidikan melalui kartu cerdas itu kata Nusyirwan Ismail berdasarkan hasil kunjungan ke Kota Solo yang dinilai efektif dalam memajukan dunia pendidikan di daerah itu.<br /><br />"Dengan kartu cerdas yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Samarinda, setidaknya akan mempermudah bagi siswa dan siswi di masing-masing jenjang pendidikan untuk membeli buku di toko-toko khusus.<br /><br />"Caranya, para siswa bisa menunjukan kartu yang mereka miliki saat berbelanja buku yang dibutuhkan. Dengan kartu tersebut para siswa bisa mendapatkan harga khusus atau potongan dari penjual. Penerapan sistem seperti ini bisa berjalan sukses di Kota Solo dan saya optimistis juga akan berhasil kalau diterapkan di Samarinda," kata Nusyirwan Ismail.<br /><br />Penerapan kartu cerdas itu lanjut Nusyirwan Ismail dapat mempermudah kalangan pelajar yang kurang mampu membeli buku yang dibutuhkan.<br /><br />"Bahkan kalau memungkinkan, bagi keluarga siswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah atau bagi yang berprestasi akan diberikan kartu khusus yang dikeluarkan Dinas Pendidikan agar siswa tadi bisa mendapat harga khusus bahkan bahkan kalau bisa diberikan secara gratis," kata Nusyirwan Ismail.<br /><br />Agar lebih efektif, program tersebut uga harus mendapat dukungan pihak swasta melalui program CSR (corporate social responsibility).<br /><br />"Dinas Pendidikan harus proaktif, khususnya menjalin hubungan dengan mitra kerja seperti toko-toko buku agar bisa bersinergi dengan perusahaan pertambangan atau lainnya melalui program CSR agar sistem yang kita harapkan ini bisa berjalan dengan baik," kata Nusyirwan Ismail. <strong>(das/ant)</strong></p>