Pemerintah Kotawaringin Timur Tutup THM Selama Ramadhan

oleh

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menutup dan melarang tempat hiburan malam (THM) beroperasi selama bulan suci ramadan 1436 Hijriyah, 2015. <p style="text-align: justify;">"Kami imbau seluruh THM tidak beroperasi atau tutup selama satu bulan penuh, yakni selama ramadan," kata Wakil Bupati Kotim, Muhammad Taufiq Mukri di Sampit, Kamis.<br /><br />Penutupan THM selama bulan suci ramadan tersebut bertujuan untuk menghormati dan menghargai umat mulsim menjalankan ibadah puasa.<br /><br />Untuk memastikan THM tersebut tutup, maka Pemkab Kabupaten Kotim telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban di lapangan.<br /><br />Jika pada akhirnya nanti masih ada ditemukan THM beroperasi, maka akan diberikan sanksi, namun sebelumnya akan diberikan peringatan.<br /><br />Menurut Taufiq, sebagai tahap awal, pelanggaran aturan tersebut akan dikenakan sanksi moral, tapi jika sudah diberikan peringatan masih juga membandel maka akan ada sanksi yang lebih tegas.<br /><br />"Tergantung tingkat kesalahan dan pelanggarannya, jika patal maka sanksi terberatnya adalah pencabutan izin usaha atau operasinya," katanya.<br /><br />Selain THM, pemerintah Kabupaten Kotim juga memberlakukan jam operasi terhadap rumah makan maupun warung makan.<br /><br />"Pembatasan jam operasi terhadap rumah makan maupun warung makan tersebut tidak buka sejak pagi hari dan secara terang-terangan dan semua ini kami lakukan untuk menghormati umat muslim yang sedang berpuasa," ucapnya.<br /><br />Taufiq mengungkapkan, larang THM buka selama ramadhan dan pembatasan jam buka rumah makan tersebut sudah disosialisasikan secara lisan maupun dalam bentuk surat edaran resmi.<br /><br />"Saya tidak mau nantinya masih ada pengusaha THM atau rumah makan yang protes dengan alasan tidak tahu, surat edaran tersebut sudah disampaikan kepada mereka," jelasnya. (das/ant)</p>