Pemerintah Kucurkan Rp 20 M Untuk Beasiswa Kalsel

oleh

Pemerintah pusat melalui dana APBN mengucurkan dana beasiswa untuk siswa kurang mampu tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebesar Rp20 miliar. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Daerah Dinas Pendidikan Pemprov Kalse Herman Taufan di Banjarmasin, Selasa mengatakan dana beasiswa tersebut untuk merealisasikan program pemerintah wajib belajar 9 tahun yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir.<br /><br />Dana tersebut, kata dia telah diberikan kepada sekitar 32.110 orang siswa SD kurang mampu se Kalsel masing-masing mendapatkan Rp360.000 per tahun dengan total Rp11,5 miliar.<br /><br />Sedangkan untuk SMP, masing-masing yaitu untuk siswa SMP terbuka sebanyak 4.408 orang siswa dengan beasiswa sebesar Rp550.000 per orang per tahun sehingga totalnya Rp2,4 miliar.<br /><br />Selanjutnya, untuk siswa berprestasi sebanyak 554 orang dengan nilai Rp720.000 per tahun per orang sehingga totalnya sebesar Rp398.880.000 dan terakhir siswa SMP dari keluarga kurang mampu sebanyak 11.006 orang.<br /><br />Khusus siswa SMP kurang mampu tersebut masing-masing mendapatkan Rp550.000 per orang per tahun sehingga totalnya menjadi Rp6 miliar.<br /><br />Dana tersebut, kata dia, telah didistribusikan kepada masing-masing sekolah untuk diberikan kepada seluruh siswa yang berhak dan terdaftar sebagai penerima beasiswa.<br /><br />"Kementerian Pendidikan berharap agar beasiswa masuk kerekening masing-masing siswa, namun hal tersebut sulit untuk dilakukan sehingga dikirimkan ke rekening sekolah," katanya.<br /><br />Menurut Herman, saat ini Angka Partisipasi Murni (APM) SD sederajat, Angka Partisipasi Kasar (APK) SLTP dan APK SLTA Sederajat melampaui target nasional.<br /><br />Sejak 2009 APM SD Sederajat sebesar 97,00 sementara target nasional 95,00 untuk SD, begitu juga dengan APK SLTP Sederajat 96,18 sementara target nasional 95,00 untuk SLTP dan APK SLTA sebesar 72,34 Kalimantan Selatan juga sudah melampuai target nasional 64,20.<br /><br />Selain itu, kata dia, angka 20 persen untuk sektor pendidikan telah terpenuhi dalam APBD Provinsi Kalimantan Selatan.<br /><br />"Alhamdulillah APK SLTP Sederajat pada tahun 2008 telah mencapai 96,18, yang berarti juga melampaui target nasional. Selain itu juga tahun 2009 akan memprogramkan pemeliharaan pasca Wajar 9 Tahun dan realisasi Wajar 12 Tahun," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>