Banyaknya gejolak serta tindak kekerasan hingga pelecehan bahkan perlakuan yang tidak manusiawi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang mencari nafkah di Negeri orang, seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah, selain melakukan sosialisasi pembekalan hingga adanya lapangan kerja di Indonesia sehingga TKI tidak harus mencari makan keluar negeri. <p style="text-align: justify;">“Pemerintah mesti ada prinsif jika Negeri Kita lebih baik untuk tempat mencari makan kenapa harus keluar negeri,namun selama ini Pemerintah tidak berpikir kearah itu mestinya setiap tahun ada lapangan pekerjaan, untuk menekan ankah TKI yang keluar masuk keluar negeri,” ungkap Dayu Radiman salah satu aktifis LSM yang ada di Kota Putussibau pada Minggu (24/06) kemarin.<br /> <br />Sementara itu terkait penangkapan WNI asal Bandung di Malaysia yang diduga jama’ah Islamiah beberapa waktu lalu, yang menurut catatan pernah terlibat gembong terror di singapura 27 Feberuari 2008 lalu, Dayu mengatakan bahwa hal tersebut mesti disikapi dengan serius baik oleh Pemerintah maupun aparat, sehingga meskipun WNI tersebut mendapat ganjaran akibat perbuatannya secara hukum tetapi mesti diperlakukan secara wajar, sesuai aturan yang berlaku. <br /><br />Selain itu kata Dayu untuk penankapan-penangkapan WNI di Malayasia sering terjadi yang terkadang diakibatkan WNI yang berniat mencari nafkah di Malaysia tidak dilengkapi dengan surat menyurat yang lengkap alias illegal, dengan kejadian tersebut tentunya Pemerintah jangan tinggal diam mesti ada tindakan yang dapat mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.<br /><br />Adapun langkah yang mestinya di lakukan Pemerintah yaitu dengan mengadakan sosialisai kelapisan masyarakat terutama yang berada diwilayah perbatasan.<br /><br />“Jadi jika menunggu kesadaran dari masyarakat tentunya juga masyarakat tidak berpikir jauh kearah bagaimana mereka memenuhi nafkah keluarganya, disini peranan pemerintah dituntut untuk melakukan sosialisasi ke lapisan masyarakat, serta menindak tegas bagi calo yang pada akhirnya menjerumuskan WNI kearah yang tidak baik,” pintanya. <br /><br />Lebih lanjut Dayu mengatakan untuk di Kabupaten Kapuas Hulu sendiri terutama yang berada di Daerah Perbatasan banyak masyarakat yang terpaksa merantau ke Negara tetangga Malaysia untuk mencari pekerjaan, namun banyak sekali masyarakat tersebut yang bekerja di Negara serumpun tersebut secara illegal tanpa dilengkapi surat menyurat. <br /><br />“Tentunya hal ini jangan dibiarkan berlarut-larut, peranan pemerintah sangat penting, yang mana seharusnya Pemerintah lebih banyak membuka lapangan pekerjaan untuk menkan pengangguran, karena salah satu alasan mereka pergi keluar negeri untuk mencari pekerjaan,” pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>














