Pemerintah Siapkan PLTS Terpusat Untuk Daerah Terpencil

oleh

Pemerintah akan mengoptimalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang terpusat untuk memasok energi listrik bagi masyarakat di daerah terpencil, pulau terluar serta kawasan pedalaman. <p style="text-align: justify;">"Jadi satu unit PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) bisa melayani 10 unit sampai 20 unit rumah," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar, Agus Aman Sudibyo saat dihubungi di Pontianak, Sabtu.<br /><br />Menurut dia, selama ini PLTS yang disiapkan dan dibagikan pemerintah ke masyarakat masing-masing rumah mendapat satu unit.<br /><br />Sementara letak rumah warga yang mendapat bantuan PLTS umumnya jauh dan sulit dijangkau.<br /><br />"Salah satu pertimbangan mengapa PLTS terpusat adalah untuk efisiensi waktu dan biaya pengangkutan dibanding kalau mengangkutnya satu-satu," kata Agus Aman Sudibyo.<br /><br />Selain itu, perawatan PLTS dapat ke pihak tertentu sehingga tidak membebani masyarakat.<br /><br />Kalbar, lanjut dia, membutuhkan sekitar 21 ribu unit PLTS guna memenuhi keinginan masyarakat.<br /><br />"Yang sudah sekitar 8 ribu unit sejak program ini berjalan beberapa tahun lalu," katanya menegaskan.<br /><br />Sebagian besar pengadaan PLTS dari APBN sementara pemerintah daerah menyiapkan dana pendamping.<br /><br />Ia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah pengadaan PLTS tahun ini untuk wilayah Kalbar.<br /><br />Ia hanya berharap tidak ada hambatan dalam penyalurannya mengingat tahun lalu sekitar 3.600 unit PLTS batal karena masalah administrasi.<br /><br />"Kalau tahun ini lebih sedikit dari tahun lalu," kata Agus Aman Sudibyo.<br /><br />Dana untuk alokasi PLTS atau listrik daerah terpencil masuk ke rekening Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah.<br /><br />Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah juga menyiapkan dana sebesar Rp1,9 miliar untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di daerah terpencil di Kalbar. <strong>(phs/Ant)</strong></p>