Pemilik Hotel Narita Protes Lapak PKL

oleh

Pemilik hotel Narita yang berada di Jl Jend A Yani Sanggau A Basyir mengeluhkan keberadaan lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) disekitar hotel miliknya. Karena dianggap sudah menganggu keindahan lokasi sekitar hotel miliknya tersebut, padahal untuk menjaga pelangganya agar merasa betah dirinya mengaku berusaha semaksimal mungkin menjaga kenyamanan sekitar hotel. <p style="text-align: justify;">Ketika dikonfirmasi di Hotel Narita Sanggau, belum lama ini Basyir mengatakan dirinya sebenarnya tidak pernah merasa risih dengan keberadaan PKL disekitar hotel miliknya. Hanya saja keberadaan para PKL dianggap telah menganggu aktifitas keluar masuknya mobil miliknya serta menimbulkan kebisingan disekitar hotel.<br /><br />“Saya tidak merasa gerah dengan mereka para PKL yang membuat lapak disekitar hotel saya ini, karena mereka hanya berusaha mempertahankan hidup setelah relokasi dilakukan pemkab. Namun yang salah dan membuat saya protes adalah mereka mendirikan lapak diatas tanah milik saya yang notabenenya dapat menganggu keindahan hotel,” tandasnya.<br /><br />Dirinya dikatakan Basyir meminta pemkab Sanggau untuk memperhatikan keberadaan para PKL yang ada di wilayah Rawa Bangun tersebut khususnya bagi mereka yang belum mendapatkan jatah lapak. Karena jika dibiarkan akan menimbulkan masalah baru disekitar lokasi hotel miliknya tersebut, sehingga pemkab Sanggau diharapkan bisa bersikap bijak.<br /><br />“Kita minta jika hendak memindahkan PKL siapkan dulu lapaknya jangan langsung dipindahkan seperti sekarang ini, bukan hanya hotel saya yang merasa terganggu karena kondisi ini. Bank Kalbar yang berdampingan dengan hotel juga saya yakin merasakan hal yang sama, dan jika lapak yang mulai dibangun tidak kita tegur, kita khawatir akan semakin banyak dan semakin semrawut,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>