Pemkab Barito Utara Dapat 85 Formasi CPNS

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2014 akan mendapat kuota sebanyak 85 formasi. <p style="text-align: justify;">"Kouta ini berkurang dibanding formasi CPNS tahun 2013 mencapai 171 orang," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Barito Utara, Masdulhaq di Muara Teweh, Kamis.<br /><br />Menurut Masdulhaq, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini sejumlah formasi tersebut yang menentukan adalah BKD Barito Utara, selain itu sekitar lima persen dari formasi ini diperuntukannya pelamar umum.<br /><br />Meski basiknya bukan bidang tersebut namun boleh melamar pada formasi umum.<br /><br />"Kita mensyukuri dari 125 formasi yang tersedia di BKN Pusat sebanyak 85 formasi diberikan untuk Barito Utara dan lebih menguntungkan lagi BKN pusat hanya menyediakan formasi sedangkan pihak BKD daerah dipersilahkan memilih formasi yang sekiranya bisa terisi," katanya didampingi Kabid Formasi, Surni.<br /><br />Ketika disinggung berkurangnya formasi dari tahun 2013 lalu, Masdulhaq menjelaskan, bahwa kekurangan jumlah tersebut berkaitan dengan adanya tambahan masa tugas atau tertundanya masa pensiun sehingga banyak PNS yang seyogyanya sudah memasuki masa pensiun maka karena ada ketentuan tersebut maka masa pensiunan mereka tertunda.<br /><br />Hal ini tentunya berpengaruh pada formasi yang disediakan oleh pusat karena pada umumnya pusat dalam menentukan formasi selalu melewati analisis jabatan PNS serta masa kerja PNS disebuah daerah.<br /><br />Sistem yang digunakan pada pelamar CPNS tahun ini adalah Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri (SSCPN) dan juga system Computer Asisten Test (CAT).<br /><br />"Untuk sementara formasi tersebut akan di koordinasikan dulu dengan Bupati Barito Utara, namun formasi untuk tenaga pendidik dan tenaga medis kesehatan masih yang terbanyak yakni untuk tenaga pendidik sebanyak 25 formasi dan 35 formasi untuk tenaga kesehatan," jelas dia.<br /><br />Dengan menggunakan system CAT ini, kata dia, kemungkinan ada kendala yang akan dihadapi yaitu karena kekurangan sarana computer yang ada dan ini masih dalam tahap koordinasi karena untuk satu komputer paling maksimal hanya untuk lima orang dalam sehari.<br /><br />"Kalau tersedia hanya 50 komputer maka serapan sehari hanya 250 orang, bisa dibayangkan kalau pelamarnya ribuan maka tentunya akan memakan waktu lama dalam pelaksanaan test tersebut," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>