Pemkab Barito Utara Diminta Tertibkan HET BBM

oleh

Masyarakat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, meminta pemerintah daerah setempat segera memberlakukan dan menertibkan harga eceran tertinggi bahan bakar minyak jenis premium, solar dan minyak tanah yang baru. <p style="text-align: justify;">"Kami minta pemerintah daerah segera menertibkan harga eceran tertinggi (HET) bahan bakar minyak yang telah ditetapkan, karena hingga saat ini harga bahan bakar minyak di eceran semakin mahal," kata seorang warga Muara Teweh, Amang Adi, Kamis.<br /><br />Menurut Adi, saat ini harga bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis premium atau bensin pada tingkat eceran di Muara Teweh masih tinggi berkisar Rp7.500 sampai Rp9.000 per liter, harga ini belum yang dialami warga di kecamatan pedalaman diperkirakan lebih tinggi lagi.<br /><br />Selain harga bensin, harga eceran BBM lainnya di Muara Teweh jenis solar berkisar Rp8.000 sampai Rp9.5000/liter sebelumnya hanya Rp6.000 – Rp7.000/liter dan minyak tanah di tingkat pangkalan antara Rp6.500 – Rp7.300/liter kini Rp8.000/liter.<br /><br />"Kami tidak habis pikir di daerah ini pasokan BBM ke sejumlah SPBU dan APMS masih normal, tapi faktanya harga mahal dan sulit didapat," katanya.<br /><br />Naiknya harga BBM ini sudah sangat memberatkan masyarakat, namun selama ini tidak ada upaya pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat untuk menertibkan para pedagang yang menjual harga diatas HET.<br /><br />Kepala Bidang Energi pada Dinas Pertambangan dan Energi Barito Utara, Sarwo Mulyo mengakui saat ini pihaknya telah melayangkan surat himbauan kepada pedagang BBM untuk mentaati harga HET bahan bakar minyak jenis premium, solar dan minyak tanah di Barito Utara.<br /><br />"Kami minta para pedagang mematuhi HET bahan bakar minyak ini, sebelum dilakukan penertiban," katanya.<br /><br />HET BBM jenis bensin, solar dan minyak tanah yang disepakati bersama antara pemilik SPBU, APMS dan pangkalan sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Meneral No.18/2013 tentang harga jual eceran jenis BBM tertanggal 12 Juni 2013 bensin Rp6.500/liter dan solar Rp5.500/liter.<br /><br />Dengan diberlakukan HET BBM untuk sembilan kecamatan di Kabupaten Barut ini baik pangkalan maupun pengecer wajib mentaati harga penjualan BBM yang telah disepakati itu.<br /><br />"Bila ditemukan pedagang yang menjual melebihi HET, maka akan dicabut izinnya dan tim pengawas akan selalu memantau karena di dalam HET telah dituangkan harga toleransi seperti biaya angkutan sampai di tujuan," tegas dia.<br /><br />Sarwo menjelaskan, pada HET BBM 2013 di kabupaten pedalaman Kalteng ini untuk Kecamatan Teweh Tengah jenis bensin Rp7.000/liter, solar Rp6.500 dan minyak tanah antara Rp4.500-Rp5.000/liter.<br /><br />Harga di delapan kecamatan lain di luar kota Muara Teweh bensin antara Rp7.750-Rp8.000/liter, solar Rp7.000-Rp7.500/liter dan minyak tanah Rp5.000-Rp6.000/liter.<br /><br />"Dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebelum dilakukan penertiban," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>