Pemkab Barito Utara Segera Luncurkan E-KTP

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam waktu dekat segera meluncurkan pembuatan kartu tanda penduduk nasional beridentifikasi sidik jari atau chip elektronik (e-KTP). <p style="text-align: justify;">"Saat ini peralatan jaringan komunikasi ‘online’ sebagai pendukung pelayanan e-KTP sedang dalam pengetesan pihak operator, diharapkan dalam pekan ini juga sudah operasional," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara (Barut), Izhar Safawi di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Menurut Izhar, saat ini peralatan jaringan online yang dilakukan salah satu operator telekomunikasi itu sudah diterima di Muara Teweh atau di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat dan Kecamatan Lahei.<br /><br />Sementara di kecamatan lainnya, kata dia, seperti Kecamatan Gunung Timang, Montallat, Teweh Timur, Gunung Purei sedang dalam proses pemasangan.<br /><br />"Kami harapkan semua kecamatan dalam waktu dekat juga sudah menerima peralatan dan jaringan guna memenuhi target pembuatan layanan e-KTP tahun 2011 untuk Barito Utara sebanyak 124.000 orang," katanya.<br /><br />Izhar mengakui sejumlah sarana dan prasarana lainnya berupa alat pengambilan sidik jari, iris mata dan tanda tangan sudah ada , namun pihaknya mengharapkan ada tambahan peralatan itu lagi guna memberikan pelayanan e-KTP secara maksimal kepada masyarakat.<br /><br />Pada prinsipnya pihaknya sudah siap memberikan pelayanan pembuatan e-KTP tersebut karena telah menggelar bimbingan teknis bagi petugas pengelola KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara serta dari kantor kecamatan yakni Kecamatan Lahei, Montallat, Gunung Timang, Gunung Purei dan Teweh Timur Di setiap kecamatan, kata dia, ditempatkan empat orang petugas operator, sehingga memudahkan masyarakat dalam membuat KTP tersebut.<br /><br />"Tahun 2012 diharapkan masing-masing kecamatan sudah memiliki unit pelaksana teknis daerah (UPTD) lengkap dengan sarana dan prasarana pelayanan e-KTP secara online dengan yang berada di kabupaten," jelas dia.<br /><br />Izhar mengatakan, melalui UPTD itu masyarakat tidak perlu lagi ke Muara Teweh ibu kota Kabupaten Barito Utara untuk mengurus KTP, kartu keluarga, akta kelahiran dan pencatatan sipil.<br /><br />Saat ini warga di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini yang telah memiliki KTP nasional sekitar 60 persen dari 116.970 jiwa wajib punya kartu identitas tersebut Bagi warga yang sudah memiliki KTP nasional bisa mendapatkan KTP chip dan tidak dipungut biaya atau gratis, tinggal melakukan pengambilan sidik jari.<br /><br />"Saya ingatkan kepada pegawai saya jangan sekali-kali melakukan pungutan liar terhadap pembuatan e-KTP tersebut," katanya.<br /><br />Bagi warga yang sudah punya KTP nasional, bisa mendapatkan KTP chip dan tidak dipungut biaya atau gratis, tinggal melakukan pengambilan sidik jari dengan harus punya KTP nasional dengan biaya sebesar Rp15 ribu per orang dan kartu keluarga (KK) Rp10 ribu.<br /><br />Pihaknya akan melakukan sistem "jemput bola" atau proaktif ke sejumlah kecamatan di pedalaman untuk pembuatan KTP, sebagai upaya memberikan pelayanan untuk pembuatan KTP nasional.<br /><br />"Kegiatan ini untuk memudahkan masyarakat terutama di desa-desa yang jauh dari ibu kota kabupaten guna memiliki KTP nasional atau chip," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>