Pemkab Barut Bentuk Posko Pilkada Bupati

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah membentuk Posko Pilkada dalam menghadapi pemilihan bupati dan wakil bupati setempat pada 5 Juni 2013. <p style="text-align: justify;">"Melalui posko pemerintah ini semua tahapan dan kegiatan Pilkada akan dipantau baik dalam pelaksanaan maupun kemananan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Barito Utara (Barut), Tenggara di Muara Teweh, Jumat.<br /><br />Menurut Tenggara, dalam menghadapi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Barito utara periode 2013-2018 ini diharapkan kondisi di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini kondusif.<br /><br />Dalam tahapan pilkada itu bukan tidak mungkin bisa terusik akibat adanya gesekan-gesekan dari berbagai kepentingan jelang Pilkada Barito Utara.<br /><br />"Untuk diminta kepada semua pihak, agar dapat mengantisipasinya secara dini dengan memberikan himbauan kepada masyarakat," kata dia.<br /><br />Tenggara mengatakan, semuanya memiliki komitmen, tanggungjawab, tugas dan kewajiban yang sama untuk menjalankan roda pembangunan sesuai dengan kewenangannya. Untuk itu, dia mengajak semua untuk menata dan membangun Barito Utara bersama-sama.<br /><br />Untuk mencapai tatanan kota yang harmonis dan damai, diperlukan usaha bersama. Mari dibangun hubungan yang sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Dan menciptakan situasi yang kondusif pada pelaksanaan pilkada.<br /><br />Kerjasama yang baik dari semua pihak terkait, khususnya tokoh agama tokoh adat dan tokoh pemuda dalam mempersiapkan pengamanan dalam mencipatkan kondusi kondusif menyambut pesta demokrasi lima tahunan di kabupaten Barito Utara bulan Juni mendatang.<br /><br />"Kita semua tentu memiliki kerinduan agar Pilkada di Kabupaten Barito Utara berlangsung aman dan lancar tanpa adanya gesekan-gesekan," ujar Tenggara.<br /><br />Dia mengatakan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) juga berperan dalam menjaga dan menciptakan situasi kondusif salah satunya menangani konflik sara. Dimana, katanya, dalam FKUB terdapat perwakilan seluruh agama yang mampu menjadi wadah kerukunan antar umat beragama.<br /><br />"Organisasi ini diharapkan dapat menyamakan persepsi, sehinga tidak menimbulkan mis komunikasi yang dapat menyulut terjadinya konflik," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>