Pemkab Barut Masih Kekurangan Peralatan E-KTP

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, masih kekurangan sejumlah sarana dan prasarana pembuatan kartu tanda penduduk nasional beridentifikasi sidik jari atau chip elektronik. <p style="text-align: justify;"><br />"Sejumlah sarana pendukung peralatan pembuatan e-KTP masih kurang diantaranya tripod, server dan lainnya baik untuk kabupaten maupun kecamatan," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara (Barut) Izhar Safawi di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Menurut Izhar, meski sejumlah sarana tersebut masih belum lengkap, namun pihaknya sudah meluncurkan e-KTP pada Senin (10/11) oleh Wakil Bupati setempat, Oemar Zaki Hebanoeddin.<br /><br />Saat ini, kata dia, pelayanan e-KTP sudah bisa dilayani di melalui kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara dan lima kecamatan meliputi Kecamatan Lahei, Montallat, Gunung Timang, Gunung Purei dan Teweh Timur.<br /><br />"Kami harapkan semua kecamatan dalam waktu dekat juga sudah menerima peralatan dan jaringan guna memenuhi target pembuatan layanan e-KTP 2011 untuk Barito Utara sebanyak 124.321 orang," katanya.<br /><br />Izhar mengatakan, masyarakat wajib KTP itu tersebar di wilayah Kecamatan Teweh Tengah sebanyak 77.000 orang lebih, Lahei sekitar 23.000 orang, Gunung Timang 10.000 orang, Montallat 7.000 orang, Teweh Timur 5.000 Gunung Purei 2.000 orang.<br /><br />Di setiap kecamatan, kata dia, ditempatkan empat petugas operator sehingga memudahkan masyarakat dalam membuat KTP tersebut.<br /><br />"Pada 2012 diharapkan masing-masing kecamatan sudah memiliki unit pelaksana teknis daerah (UPTD) lengkap dengan sarana dan prasarana pelayanan e-KTP secara online dengan yang berada di kabupaten," jelas dia. <strong>(phs/Ant)</strong></p>