Pemkab Barut Siapkan Bantuan Sapi Dan Kambing

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah siap penyalurkan bantuan ratusan ekor ternak sapi potong dan kambing untuk masyarakat setempat tahun 2014. <p style="text-align: justify;"><br />"Bantuan bibit Ternak sapi dan kambing ini disalurkan untuk digulirkan kepada masyarakat guna mewujudkan swasembada daging dan integrasi tanaman holtikultura," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara (Barut), Setia Budi di Muara Teweh, Senin.<br /><br />Menurut Budi, bantuan sebanyak 60 ekor terdiri dari 20 ekor untuk peternak di Keluarahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat, 25 ekor untuk Kelurahan Lanjas dan 15 ekor untuk Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah yang dananya bersumber dari APBD kabupaten.<br /><br />Kemudian dari dana APBD provinsi dan APBN sebanyak 20 ekor untuk Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru dan 22 ekor sapi untuk Desa Jamut Kecamatan Teweh Timur, kambing 36 ekor di Desa Sei Rahayu II Kecamatan Teweh Tengah dan 35 ekor untuk Desa Kamawen Kecamatan Montallat.<br /><br />"Untuk bantuan ternak dari Pemprov Kalteng sebagian sudah disalurkan pada Februari 2014, sedangkan dari kabupaten diperkirakan pada triwulan II atau triwulan III nanti," katanya didampingi Kepala Bidang Peternakan, Indah Utari.<br /><br />Budi menjelaskan, penyerahan bantuan sapi kepada sejumlah kelompok tani budidaya ternak adalah sebagai tindak lanjut dari program pemerintah pusat dalam pengembangan peternakan di Kabupaten Barito Utara.<br /><br />Dia mengatakan, saat ini ada beberapa kelompok tani yang telah berhasil mengembangbiakkan ternak sapi seperti di wilayah Dusun Rapen Kecamatan Teweh Tengah dan Desa Liju Kecamatan Teweh Timur, Transbangdep Kecamatan Teweh Selatan.<br /><br />Populasi ternak sapi di sejumlah tempat di Kabupaten Barito Utara saat ini sekitar 3.000 ekor yang semuanya berasal dari bantuan pemerintah.<br /><br />"Dalam program swasembada ternak bukan saja melakukan penyaluran kepada masyarakat petani tetapi juga menggalakan program sapi betina, artinya setiap petani yang ingin menjual ternaknya harus diketahui oleh dinas peternakan terutama pada sapi betina," jelasnya.<br /><br />Kebutuhan daging sapi potong pada salah satu kabupaten di pedalaman di Kalteng ini mencapai 202.605 kilogram per tahun. Untuk memenuhinya, dari ternak masyarakat setempat 103 ekor, dan sebagian besar dari luar daerah seperti Kalimantan Selatan yang mencapai 936 ekor per tahun. <strong>(das/ant)</strong></p>