Ketua Komisi A DPRD Kapuas Hulu, bidang Pendidikan AM. Isnandar, ST mengatakan bahwa sejumlah guru yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu saat ini mengeluhkan mess Guru sudah tidak ada lagi, pasalnya sejumlah Guru dari daerah terpencil yang ada kegiatan di Ibu Kota Kabupaten tidak semuanya mampu untuk menginap di hotel, dan tidak semuanya memiliki keluarga di Kota Putussibau. <p>“Untuk itu Kita harapkan Pemerintah Daerah Kapuas Hulu melalui instansi terkait agar dapat menganggarkan untuk pembangunan Mess guru yang baru,” pinta Isnandar serius, kepada Wartawan diruang kerjanya, jum’at (18/11).<br /><br />Menurut Isnandar selama ini rata-rata sejumlah Guru menginap di penginapan, selaku Anggota DPRD Kapuas Hulu yang membidagi Pendidikan mengaku prihatin dengan kondisi sejumlah Guru yang mengikuti sejumlah kegiatan di Putussibau mesti mengeluarkan uang untuk menginap dihotel.<br /> <br />“Kasihan mereka jauh-jauh datang harus keluar biaya lagi, bukan semua Guru punya keluarga di Putussibau ini, untuk itu Pemkab harusnya mendirikan Mess Guru,” ungkapnya.<br /><br />Dijelaskan Isnandar bahwa mess guru di Kota Putussibau sebenarnya pernah ada, tetapi dibongar dan lokasinya digunakan sebagai Kantor Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu, hingga sekarang belum ada pengantinya. Disarankan Isnandar, paling tidak bagunan Mess Guru tersebut memiliki 20 pintu. <br /><br />“Yang jelas Mess Guru itu sangat penting, kasihan para Guru yang jauh-jauh datang ke Putussibau,” pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>















