Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) berupaya meningkatkan kemampuan perajin anyaman rotan yang ada di daerah itu melalui inovasi sehingga mempunyai daya saing pada tingkat nasional maupun mancanegara. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kapuas, Agung Lintar Alfian pada pembukaan acara pelatihan anyaman rotan di Kuala Kapuas, Selasa, mengatakan Kabupaten Kapuas memiliki keunggulan kompetitif daerah yang meliputi keanekaragaman hayati.<br /><br />"Industri yang berkembang saat ini adalah industri dengan skala industri kecil dan menengah (IKM)," katanya membacakan sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Mawardi pada pelatihan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Diklat Wilayah Industri IV Yoyakarta.<br /><br />Dikatakan permasalahan yang dihadapi oleh IKM yang ada di daerah itu yakni antara lain minimnya pengetahuan dan informasi pasar serta jiwa kewirausahaan masih rendah.<br /><br />Pelatihan anyaman rotan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan industri di Kabupaten Kapuas yang merupakan langkah yang diperlukan untuk mendukung visi dan misi yang mengarah pada ekonomi kerakyatan.<br /><br />Melalui pelatihan anyaman rotan yang diikuti 32 orang peserta itu diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perajin rotan yang ada di Kabupaten Kapuas, yaitu melalui inovasi guna meningkatkan daya saing produk rotan dari daerah itu, baik tingkat nasional maupun mancanegara, katanya.<br /><br />Kepala Bidang Industri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kapuas, Ir Sarmudi mengatakan pelatihan tersebut diikuti sejumlah perajin rotan dari beberapa desa sentra kerajinan anyaman rotan diantaranya Desa Hampatung Kecamatan Kapuas Hilir serta dari Desa Pulau Telo Kecamatan Selat.<br /><br />Diharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan tersebut dapat meningkatkan kreativitas untuk menciptakan model-model baru agar mampu bersaing di pasar kerajinan Indonesia sehingga dapat meningkatkan nilai tambah ekonomis para perajin anyaman rotan yang ada di Kabupaten Kapuas, demikian Sarmudi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














