Pemkab Kotawaringin Timur Optimistis Mampu Swasembada Beras

oleh

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, optimistis tahun 2016 mampu berswasembada beras, sehubungan dengan cuaca yang mendukung. <p style="text-align: justify;">"Berbagai upaya telah kita lakukan untuk mencapai target swasembada beras tersebut, baik itu bimbingan terhadap petani maupun menambah jumlah luasan tanam," kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (DP3KP) Kotawaringin Timur I Made Dikantara kepada wartawan di Sampit, Senin.<br /><br />Made mengungkapkan, sebelumnya pemerintah Kotawaringin Timur menargetkan swasembada beras bisa tercapai pada 2015, namun target tersebut tidak dapat tercapai karena ada gagal panen akibat kemarau panjang yang terjadi saat itu. Hal itu pun terus dikebut akar kegagalan pada tahun 2015 lalu tak terulang.<br /><br />Made mengatakan, meski mengalami gagal panen dan gagal mencapai target swasembada beras, namun produksi beras Kotawaringin Timur masih cukup tinggi dan bisa dikatakan melampaui target nasional.<br /><br />Jumlah produksi beras Kotawaringin Timur saat ini sudah 44.435 ton atau 117 persen dari target nasional dan provinsi.<br /><br />"Kita sudah lewati target itu (nasional dan provinsi), sekarang tinggal mengejar target swasembada beras yakni sebanyak 4.500 ton," kata Made.<br /><br />Menurut Made, kawasan pertanian di Kotawaringin Timur terdapat di setiap kecamatan yang meliputi 17 kecamatan, namun sentra beras berada di kawasan selatan yaitu Kecamatan Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara dan sebagian wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.<br /><br />Berdasarkan hasil pendataan pertanian 2014, luas sawah di 17 kecamatan di Kotawaringin Timur yang produktif atau eksisting yaitu 14.869.998 hektare.<br /><br />Potensi pengembangan sektor pertanian masih sangat luas karena areal sawah yang dicadangkan di seluruh kecamatan mencapai 79.227.684 hektare.<br /><br />Sebagaimana diketahui, pemerintahan Kotawaringin Timur di bawah kepemimpinan Bupati Supian Hadi dan Wakil Bupati M Taufiq Mukri menjadikan pertanian sebagai salah satu program prioritas pembangunan.<br /><br />Selain swasembada beras dan kedaulatan pangan, target utama yang dikejar adalah peningkatan kesejahteraan para petani dan masyarakat secara luas sehingga bisa turut menopang laju perekonomian daerah. (das/ant)</p>