Pemkab Kotim Arahkan PNS Beli Beras Petani

oleh

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berjanji akan ikut membantu menyerap beras hasil panen petani di daerah itu, dengan meminta pegawai negeri sipil setempat membelinya. <p style="text-align: justify;">"Kami memulainya di dinas kami. Seperti di dinas kami saja ada sekitar 100 pegawai, kalau satu orang membeli 10 kilogram, berarti sudah bisa menyerap satu ton. Ini lumayan. Kami minta dinas lainnya juga melakukan hal serupa, sehingga petani kita senang," kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kotim, Jakatan, di Sampit, Jumat.</p> <p style="text-align: justify;">Diakuinya, masalah pemasaran adalah salah satu kendala yang masih dihadapi petani di Kotim.</p> <p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, kata dia, pemerintah daerah berupaya membantu dengan menyiapkan alat pembuatan kemasan beras, sehingga mudah dipasarkan.</p> <p style="text-align: justify;">Selain melalui peran tiap dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotim untuk membeli beras petani, langkah lainnya yang bisa dilakukan adalah memasarkannya ke kota dan permukiman. Misalnya menitipkannya di swalayan-swalayan atau menjualnya berkeliling menggunakan mobil bak terbuka.</p> <p style="text-align: justify;">"Kita akan terus berupaya membantu semaksimal mungkin agar beras petani bisa terserap. Bahkan pak bupati berharap Kotim nantinya punya beras dengan merek sendiri sehingga lebih mudah menembus pasar," kata Jakatan.</p> <p style="text-align: justify;">Pemerintah Kabupaten Kotim terus mendorong peningkatan produksi padi di daerah mereka. Apalagi, Kotim menargetkan sudah bisa swasembada beras pada 2014 mendatang disertai dengan peningkatan kesejahteraan petani.</p> <p style="text-align: justify;">Sampai 2012, dengan jumlah penduduk sebanyak 405.359 jiwa, Kotim masih kekurangan beras sebanyak 25.612 ton. Kebutuhan beras sebanyak itu akan terus meningkat, seiring bertambahnya jumlah penduduk.</p> <p style="text-align: justify;">Produksi padi di Kotim pada 2013 ditargetkan sebanyak 36.399 ton gabah kering giling. Berdasarkan laporan yang diterimanya, hingga saat ini produksi yang telah dicapai sebanyak 34.328 ton pada musim tanam Oktober-Maret 2012/2013. Artinya masih ada kekurangan sebanyak 2.071 ton untuk memenuhi target.</p> <p style="text-align: justify;">Pemenuhan kekurangan itu akan diperoleh dari musim tanam April-September 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk meningkatkan produksi padi, diharapkan kepada petani sebagai pelaku, dan SKPD terkait sebagai fasilitator, agar bekerja maksimal.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, untuk mencapai target swasembada beras pada 2014, Kotim menargetkan produksi 48.000 ton beras.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut dia, upaya yang dilakukan adalah intensifikasi, baik dalam hal pupuk, pengairan, pengendalian hama penyakit, serta ekstensifikasi dengan menambah areal tanam melalui cetak sawah baru. <strong>(phs/Ant)</strong></p>