Pemkab Kubu Raya Antisipasi Pembakaran Lahan

oleh

Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya melakukan pengawasan langsung ke lapangan dan melakukan kerja sama dengan Jepang guna mengantisipasi maraknya pembakaran lahan. <p style="text-align: justify;">"Kita telah membentuk tim, dan berdasarkan pantauan di lapangan memang ada masyarakat petani yang membakar untuk membuka lahan pertanian," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya Mulyadi di Sungai Raya, Selasa. <br /><br />Menurutnya, masyarakat yang membakar lahan terbanyak di Kecamatan Sungai Raya, Rasau Jaya dan Sungai Ambawang. "Memang ada masyarakat yang membakar lahan, namun dengan skala kecil sehingga tidak bisa dipantau melalui satelit," ucapnya. <br /><br />Ia menambahkan, untuk mengantisipasi semakin banyaknya masyarakat yang membakar lahan, dalam waktu dekat akan dilakukan pembahasan dengan tim teknis yang terdiri dari dinas dan instansi terkait yang telah dibentuk sebelumnya. <br /><br />Mulyadi menyatakan, baru-baru ini pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mengantisipasi pembakaran lahan di Kubu Raya. <br /><br />"Kerja sama itu berbentuk pembinaan terhadap petani dalam mengelola lahan pertanian dengan teknologi modern tanpa melakukan pembakaran lahan," kata Mulyadi. <br /><br />Dia mengatakan, hari Kamis (10/3) pihaknya bersama dinas dan instansi terkait di Kubu Raya akan melakukan pembahasan langsung dengan JICA untuk mewujudkan kerja sama tersebut. <br /><br />"Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama ini kita dapat meminimalisasi pembakaran lahan di Kubu Raya sehingga ke depan tidak lagi menjadi kabupaten penyumbang asap bagi negara ini," harapnya. <br /><br />Sedangkan kemungkinan adanya perusahaan perkebunan yang melakukan pembakaran lahan, dia menyatakan hal tersebut belum ditemukan. <br /><br />Namun dia menyatakan jika ditemukan ada perusahaan yang melakukan pembakaran lahan pihaknya akan melakukan tindakan tegas tanpa pandang bulu. <strong>(phs/Ant)</strong></p>