Pemkab Melawi Gelar Rakoor Pencegahan Corona Virus

oleh
Bupati Melawi, Panji, saat menyampaikan Rakoor kebijakan pencegahan dan penanggulangan corona virus desease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan/KN)

Melawi (kalimantan-news.com) – Merebaknya isu corona virus 2019 atau Covid 19 membuat semua lapisan harus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanggulangan. Hal itu juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Melawi dengan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakoor) kebijakan pencegahan dan penanggulangan corona virus desease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Melawi, Rabu (11/3/2020) di gedung Convention Hall Kantor Bupati Melawi. Dalam kegiatan. Itu juga dibentuk tim tanggap terpadu Covid 19 Kabupaten Melawi.
Kegiatan dihadiri Bupati Melawi, Ketua DRPD Melawi, Pj. Sekda, Asisten 1, Waka Polres Melawi, sejumlah Kepala SKPD Melawi, Kapolsek Jajaran Polres Melawi, Seluruh Danramil sekabupaten Melawi, Para Camat, dan Kepala Bandara Nanga Pinoh.
Bupati Melawi, Panji, dalam arahannya, menyampaikan perkembangan wabah virus corona atau covid-19 masih terus menciptakan pola baru di seluruh dunia. Hingga saat ini, virus ini telah terkonfirmasi positif di 115 negara di seluruh dunia, dengan kasus mencapai lebih dari 100 ribu orang di seluruh dunia. Dan di indonesia sendiri, pemerintah pusat telah menkonfirmasi terdapat 27 kasus positif di Indonesia.
“Namun fenomena corona shock ini perlu kita sikap secara bijak, karena sikap over reaction yang diperlihatkan sejumlah orang akan berpotensi membuat yang lainnya dibayangi kecemasan. Pemerintah daerah saat ini menaruh perhatian besar terhadap penyebaran dan penularan virus corona. Maka saat ini, kita melaksanakan rapat koordinasi terkait kebijakan pencegahan dan penanggulangan covid-l9 di kabupaten Melawi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Panji berharap agar seluruh elemen pemerintah khususnya di bidang kesehatan dan keamanan dapat bekerjasama, menyusun langkah-langkah strategis dan SOP dalam penanganan dan pencegahan penularan virus corona, serta mewaspadai penyebaran virus corona. Serta hoax tentang penyebaran virus corona.
“Nantinya, hasil (output) dari rapat koordinasi ini akan dibentuk tim tanggap terpadu covid-19 di kabupaten Melawi. Saya berharap peran kita semua untuk bersama-sama untuk terlibat dalam pencegahan dan penanggulangan agar penyakit ini tidak sampai ke daerah kita. Seandainya pun sampai terjadi, kita sudah siap dengan seluruh perangkat yang ada. Mulai dari tim yang harus bergerak cepat, sesuai tugas pokok dan fungsi, maupun Alat pelindung diri (apd) yang telah tersedia dengan lengkap di fasilitas kesehatan di kabupaten Melawi,” paparnya.

Para kepala instansi, Forkopinda dan Camat saat mengikuti Rakoor kebijakan pencegahan dan penanggulangan corona virus desease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan/KN)

Pada kesempatan itu juga, Panji berharap dinas kesehatan bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam melakukan perawatan kesehatan, mulai dari pencegahan sampai pada penanganan Covid l9. Serta mengecek seluruh fasilitas kesehatan di kabupaten Melawi tentang kesiapannya menghadapi wabah virus corona ini, termasuk mengecek ketersediaan masker di pasaran.
“Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, saya harap kita semua bisa menginformasikan kepada keluarga masing-masing bahwa untuk pencegahan masuknya covid-19 bisa diantisipasi melalui :
Alat pelindung diri (apd) yang telah tersedia dengan lengkap di fasilitas kesehatan di kabupaten melawi.

Pada kesempatan ini juga, saya berharap dinas kesehatan bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam melakukan perawatan kesehatan, mulai dari pencegahan sampai pada penanganan covidl9. Serta mengecek seluruh fasilitas kesehatan di kabupaten melavvi tentang kesiapannya menghadapi wabah virus corona ini, termasuk mengecek ketersediaan masker di pasaran. Jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan.
Selain itu, saya harap kita semua bisa menginformasikan kepada keluarga masingmasing bahwa untuk pencegahan masuknya covid-19 bisa diantisipasi melalui beberapa cara, diantaranya, pertama, sering melakukan cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, kedua tidak berkunjung ke negara-negara endemik (tertular) virus covm-19, ketiga kurangi bepergian ke tempat-tempat umum (keramaian). Keempat, memperhatikan etika saat batuk (menggunakan masker yang benar apabila terkena batuk dan pilek), dan kelima, banyak minum air mm, mengkonsumsi buah dan sayuran, serta menjaga stamina tubuh.
Menurut Panji, dunia khususnya di bidang kesehatan sangat cepat dan melaju pesat. Fenomena ini, harus selalu diikuti dan dicermati oleh kita semua. Peran dari lintas sektor sangat membantu dalam pencegahan dan penanggulangan semua penyakit, baik penyakit menular yang bisa menimbulkan wabah maupun penyakit yang tidak menular. Karena tanpa peranan kita semua, hal ini tidak akan bisa terwujud. “Seyogyanya kesehatan adalah menyangkut individu, mulai dari perilaku hidup bersih dan sehat, pola makan yang baik dengan gizi seimbang, selalu berolah raga dengan teratur, mengkonsumsi buah dan sayuran, serta istirahat yang cukup. Kabupaten Melawi harus dapat memberikan jaminan bahwa Melawi adalah tempat yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman. Dan itu adalah tugas dan tanggung jawab kita semua,” pungkasnya. (Irawan)