Pemkab Mura Gelar Pengobatan Katarak Gratis

oleh

Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah menggelar pengobatan penyakit mata katarak gratis dengan sasaran masyarakat yang tergolong kurang mampu di sejumlah kecamatan. <p style="text-align: justify;"><br />"Saat ini sudah 200 orang lebih yang mendaftar, sebagian besar para lanjut usia dari sejumlah desa," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya (Mura), dr Suria Siri, Kamis. <br /><br />Menurut Suria, kegiatan yang digelar mulai Jumat (3/12) selama tiga hari di rumah sakit Puruk Cahu ini mendapat sambutan masyarakat sebagai upaya pemerintah daerah mewujudkan program "Murung Raya Sehat 2013". <br /><br />Operasi katarak ini, menurut dia dilakukan dokter dari pusat kesehatan mata Surabaya, Jawa Timur dan sejumlah petugas medis dari rumah sakit setempat. <br /><br />"Pengobatan karatak gratis ini sangat membantu masyarakat, karena kalau operasi biaya sendiri membutuhkan biaya relatif besar sekitar Rp5-6 juta," katanya. <br /><br />Suria menjelaskan, tidak semua pasien akan menjalani operasi katarak karena terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan, apakah memang perlu dioperasi atau hanya dilakukan pengobatan biasa. <br /><br />Para pasien yang datang dari sejumlah desa dan kecamatan akan ditampung di rumah sakit termasuk keluarganya dan kebutuhan seperti makan, minum dan tempat tidur disedia pihak RSUD Puruk Cahu, kecuali transportasi yang ditanggung warga. <br /><br />"Jadi kami berupaya memberikan pelayanan dengan baik dalam pengobatan katarak gratis bagi masyarakat ini," jelasnya. <br /><br />Dia meminta bagi seluruh masyarakat jangan sampai tertipu apabila ada oknum yang memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari keuntungan sendiri dengan berbagai cara melakukan pungutan liar. <br /><br />Apabila ada oknum yang mengatasnamakan pihak RSUD atau pelaksana yang meminta uang kepada warga dengan motif akan didaftarkan menjadi pesien pengobatan Katarak, itu tidak benar. <br /><br />"Pengobatan karatak secara gratis ini murni bantuan pemerintah daerah, tidak dipungut bayaran," katanya.<strong>(das/ant)</strong></p>