Home / Tak Berkategori

Pemkab Nunukan Siap Jalankan Program BPJS

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2013 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyatakan kesiapannya menjalankan program Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) di daerah dengan menyediakan segala sarana prasarana serta sumber daya manusia yang dibutuhkan. <p style="text-align: justify;"><br />"Pada intinya, Kabupaten Nunukan siap melaksanakan Program BPJS ini dengan menyediakan segala kebutuhan pendukung di setiap puskesmas dan RSUD," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan dr Andi Akhmad di Nunukan, Rabu.<br /><br />Sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan tersebut, peranan pemerintah daerah adalah menyediakan sarana prasanana berupa ruangan kelas III RSUD, Rumah Sakit Pratama dan puskesmas perawatan.<br /><br />Kemudian, lanjut dia, pemerintah daerah juga diwajibkan menyediakan peralatan medis, obat-obatan dan sarana pusat kesehatan keliling, menyedikan SDM berupa dokter spesialis, bidan dan perawat yang menguasai bidang masing-masing.<br /><br />Pemda juga diharsukan menyediakan sistem rujukan berjenjang yang akan diatur dalam peraturan bupati, menyiapkan dana bagi warag miskin yang tidak ditanggung BPJS dan menyosialisasikan BPJS itu sendiri kepada masyarakat setempat.<br /><br />Menyongsong pelaksanaan BPJS yang dimulai pada 1 Januari 2014 itu, Andi Akhmad menegaskan bahwa pihaknya telah membuat surat edaran kepada seluruh puskesmas di daerahnya bahwa pelayanan jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) berakhir pada 31 Desember 2013.<br /><br />Namun dia mengharapkan pelaksanaan BPJS ini pelayanan yang diberikan kepada masyarakat minimal sama dengan sistem jamkesmas dan jamkesda yang telah dijalankan pemerintah selama ini.<br /><br />Warga yang menjadi peserta jamkesmas ditanggung melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan jamkesda ditanggung oleh APBD, katanya.<br /><br />Andi Akhmad menyatakan sesuai ketentuan dalam BPJS tersebut, seluruh warga yang menjadi peserta akan ditentukan tempat pelayanan kesehatan kecuali emergency dan puskesmas sebagai gatekeeper tidak seenaknya memberikan rujukan kepada rumah sakit.<br /><br />"Puskesmas di sini bertindak sebagai ‘Gate keeper’, artinya tidak serta merta memberikan rujukan kepada pasien," tegasnya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB